Dukung Penjarakan Ahok, FPI Kerahkan Massa Lebih Banyak

Selasa, 27 Desember 2016 - 07:50 WIB
Dukung Penjarakan Ahok,...
Dukung Penjarakan Ahok, FPI Kerahkan Massa Lebih Banyak
A A A
JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) akan mengerahkan massa lebih banyak dibandingkan hari sebelumnya pada persidangan dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok) hari ini. Massa dikerahkan untuk mengawal dan menyuarakan Ahok segera dipenjara.

Sekjen DPD FPI Jakarta Habib Novel Bamukmin mengatakan, FPI terus melakukan pengawalan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok itu di PN Jakarta Utara. Meski di persidangan itu terdapat pendukung Ahok, FPI tak gentar sedikit pun dalam mengawal kasus itu demi menuntut keadilan.

"Kita akan mengerahkan massa lebih banyak lagi dari pendukung Ahok. Kita juga akan melakukan aksi tertib seperti biasa di depan pengadilan. Di mana pun sidang digelar, prinsipnya kami akan mengawalnya sampai selesai. Sampai Ahok menerima hukuman atas perbuatannya itu," ujar Habib Novel pada Sindonews, Selasa (27/12/2016).

Menurut Habib Novel, pendukung Ahok itu seharusnya ditindak aparat penegak hukum karena selain mendukung, pendukung Ahok itu juga melakukan aksi gelap di pengadilan. Pendukung Ahok itu terkesan pula melakukan kampanye cagub DKI dengan membawa sejumlah poster, lambang, dan yel-yel.

"Itu aparat harusnya tindak tegas pendukung Ahok yang melalukan kampanye di pengadilan. Itu sangat dilarang," tuturnya. Habib Novel melanjutkan, aparat penegak hukum seharusnya segera saja memenjarakan Ahok.

Bukan malah mengistimewakannya dengan mencari-cari tempat sidang lain demi kelancaran sidang Ahok tersebut karena itu tentu hanya memboroskan anggaran belaka. "Kita keberatan terhadap pengistimewaan sidang Ahok. Karena tidak ada selain sidang Ahok yang ditempatkan di suatu tempat khusus seperti itu, dipindah-pindah pula. Jadi ini sebetulnya hanya untuk mengamankan Ahoknya saja," jelasnya.

Habib Novel menambahkan, kalau saja aparat penegak hukum menuruti kemauan masyarakat untuk segera memenjarakan Ahok, masyarakat pun akan lebih tertib lagi karena keadilan dan kesamaan hukum telah terlaksana. Penegak hukum pun tak perlu susah-susah memberikan pengamanan berlebih terhadap Ahok.

"Ini justru pemborosan anggaran belanja daerah. Karena sidang ini telah menguras dan memakan biaya yang besar, menguras perhatian nasional. Segera penjarakan Ahok, apalagi ini sudah terdakwa," katanya.
(whb)
Berita Terkait
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Nicholas Sean Putra...
Nicholas Sean Putra Ahok Ogah Damai dengan Ayu Thalia
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
5 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
1 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
7 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12 jam yang lalu
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved