Mabes Polri Tambah Waktu Pencarian Korban Pesawat Jatuh di Kepri

Selasa, 13 Desember 2016 - 15:40 WIB
Mabes Polri Tambah Waktu...
Mabes Polri Tambah Waktu Pencarian Korban Pesawat Jatuh di Kepri
A A A
BATAM - Tim evakuasi Mabes Polri yang terdiri dari Brimob, Polair, dan Polis Udara menambah waktu pencarian korban serta bagian pesawat Skytruck M-28 yang jatuh di perairan Senayang, Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (3/12/2016).

"Proses pencarian yang dipimpin oleh Basarnas sudah ditutup Senin kemarin (12/12) di Tanjungpinang. Hari ini tambahan dari Polri," katanya.

Penambahan waktu evakuasi oleh Polri, sambung Sam, untuk memastikan seluruh bagian tubuh korban dan bagian pesawat yang belum bisa ditemukan.

"Kita berharap masih bisa menemukan bagian tubuh yang lain. Hasil temuan terakhir oleh Polair, Brimob, dan Poludara temukan engine dan sayap pesawat," ujarnya.

Sam mengatakan, sejak Selasa pagi tim penyelam juga diturunkan untuk mempercepat proses evakuasi. "Selasa pagi gelombang tinggi, namun tim tetap mengupayakan penyelaman Selasa siang saat gelombang tenang. Sayap dan engine sudah berhasil kita angkat pagi tadi," kata Sam.

Sam juga menjelaskan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kepri menerima sembilan kantong jenazah yang terdiri dari 14 body part organ dalam dan bagian tubuh lainnya.

"Sebelumnya Tim DVI sudah mengidentifikasi lima bagian organ tubuh, hari ini tim berhasil mengidentifikasi satu organ lagi atas nama Brigadir Joko Sungatno," kata Sam.

Menurutnya, body part yang ditemukan masih lengkap dengan seragam dinas dan baju PDH yang korban kenakan. (Baca juga: Lagi, Tim SAR Temukan Potongan Tubuh Korban Pesawat Polri).

"Kita periksa manifes dan data dentalnya identik. Setiap personel anggota Polri kesatuan Brimob, Polair dan Poludara, memiliki data dental yang disimpan di bank data dental klinik Mabes Polri," jelas Sam.

Dari 14 body part yang ditemukan, lanjutnya, masih ada tujuh bagian tubuh yang belum teridentifikasi. "Masih dalam pemeriksaan DNA, Insya Allah Kamis sudah keluar hasilnya."

Jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi akan segera dikembalikan ke keluarganya setelah seluruh porses identifikasi selasai. "Kita masih berharap menemukan body part lainnya. Kami ucapkan belasungkawa sebesar-besarnya. Semoga keluarga korban diberi ketabahan," ucapnya.
(zik)
Berita Terkait
Ini Pesan Terakhir Ferry...
Ini Pesan Terakhir Ferry ke Istrinya sebelum Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros
Indonesia Air Transport...
Indonesia Air Transport Tegaskan Kru Pesawat ATR yang Hilang Berjumlah 7 Orang
Petugas Gabungan Temukan...
Petugas Gabungan Temukan Serpihan dan Pakaian Diduga dari Pesawat Sriwijaya Air
Pesawat An-26 Rusia...
Pesawat An-26 Rusia Pembawa 28 Orang Jatuh ke Laut
Puing-puing Pesawat...
Puing-puing Pesawat An-26 Ditemukan, Seluruh Penumpang Dikhawatirkan Tewas
BREAKING NEWS-Bawa 28...
BREAKING NEWS-Bawa 28 Orang, Pesawat An-26 Rusia Hilang di Kamchatka
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
2 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
2 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
3 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
3 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
4 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved