Pengakuan Saksi Pesta Seks di Apartemen Kalibata City

Senin, 28 November 2016 - 22:20 WIB
Pengakuan Saksi Pesta...
Pengakuan Saksi Pesta Seks di Apartemen Kalibata City
A A A
JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) menjelaskan terbongkarnya pesta seks di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan yang kemudian dilaporkan ke Polsek Pancoran. Salah seorang anggota FPI Jakarta Selatan, Raihan menjadi saksi mata dan melakukan penyamaran saat pesta tersebut dilangsungkan.

Raihan mengaku mendapat pesan berantai soal game party seks itu dari WhatsApp. Ia pun berinisiatif untuk melakukan penyamaran ke tempat yang dimaksud.

"Saya langsung masuk ke Apartemen Kalibata City menyamar dan bertemu dengan admin pembuat acara seks party di apartemen tersebut di Tower Damar," kata Raihan lewat keterangannya kepada wartawan, Senin (28/11/2016).

Pada saat bertemu dengan admin pesta seks tersebut, Raihan dicurigai sebagai seorang aparat. Namun, setelah melakukan negosiasi akhirnya diperbolehkan masuk. (Baca: Informasi dari FPI, Polisi Bongkar Pesta Seks di Kalibata City)

"Saya diantar ke lantai 7 unit D.07CF, pada masuk ruangan tersebut hampir semua orang yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dalam keadaan tanpa busana," katanya.

Sambung Raihan, dirinya kemudian ke toilet untuk melakukan komunikasi dengan anggota FPI lainnya, dan melaporkan ke polisi untuk menuju ke TKP. "Di dalam saya menunggu laskar lainnya. Kenapa tidak ada yang masuk untuk menyusul saya di dalam," lanjutnya.

Ternyata semua pintu masuk ke TKP dijaga ketat. Karena, kata dia, tidak bisa sembarang orang untuk masuk ke dalam.

"Super safety dan menggunakan akses yang seorang Kapolsek pun menyerah untuk masuk tempat itu. Setelah kurang lebih 15 menit saya di toilet saya keluar dan semua orang yang ada di TKP sudah menggunakan busana tapi masih ada yang saling bercumbu dan lainnya, saya bicara dengan salah satu orang yang ada di dalam dengan alasan saya salah info party," lanjutnya.

Kemudian dia keluar dengan diantar oleh salah seorang admin. Karena, semua akses pintu hingga pintu keluar dijaga ketat. "Pintu keluar terakhir lobby tower tersebut pun menggunakan akses, setelah keluar pintu itu saya langsung menyerahkan admin acara tersebut dengan laskar yang sudah siaga di bawah. Lalu kami menuju TKP meminta bantuan sekuriti untuk menempuh aksaes unit tersebut," terangnya.

"Pada saat kami sampai di TKP semua orang yang ada di dalam sudah rapi mengenakan busana siap untuk pulang. Tetapi laskar langsung menangkap pelaku tersebut dan mengumpulkan pelaku di TKP. Tetapi ada beberapa yang berhasil melarikan diri. Lalu kami mengintrogasi pelaku dan mengumpulkan bukti sampai Polsek Pancoran datang," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
MUI Larang Masyarakat...
MUI Larang Masyarakat Promosikan LGBT di Semua Media
Cegah Berkembang di...
Cegah Berkembang di Garut, Perbup Anti LGBT Diterbitkan Pemkab
Aksi Warga Bogor Tolak...
Aksi Warga Bogor Tolak LGBT
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Pawai LGBT di New York...
Pawai LGBT di New York City Dibubarkan Polisi
Siapa Transgender Pertama...
Siapa Transgender Pertama di Dunia? Ini Sosoknya
Berita Terkini
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
47 menit yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
1 jam yang lalu
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
2 jam yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
2 jam yang lalu
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
2 jam yang lalu
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved