Polisi Hadang Mobil Curian di Pantura Semarang

Sabtu, 26 November 2016 - 15:07 WIB
Polisi Hadang Mobil...
Polisi Hadang Mobil Curian di Pantura Semarang
A A A
SEMARANG - Aparat Polsek Tugu Kota Semarang menghadang mobil curian yang melintas di jalur pantai utara (pantura) Kota Semarang. Mobil yang dihadang itu adalah Suzuki Futura, dicuri di depan Gudang Besi Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.

Mobil berwarna putih itu ketika dihentikan, menggunakan pelat nomor R 1715 WH. Polisi menyebut pelat nomor itu palsu. Sebab, ketika dilaporkan pelat nomor aslinya adalah G 1720 UZ. Mobil itu dihentikan polisi pada Jumat 25 November 2016 sekira pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Tugu Kompol Suwarto mengatakan, pihaknya mendapat informasi mobil tersebut hilang di daerah Kabupaten Tegal masuk wilayah hukum Polres Tegal pada Jumat 25 November 2016 sekira pukul 02.30 WIB.

“Kami mendapat informasi, mobil curian itu masuk melintas di pantura Semarang. Kami melakukan penghadangan razia,” kata Suwarto, Sabtu (26/11/2016) siang.

Saat polisi menggelar razia di pantura, didapati mobil sebagaimana ciri-ciri yang dilaporkan. Polisi bertindak cepat menghadang. Mobil jenis pikap tersebut sempat berusaha mundur, namun tak berhasil. Di lokasi penghadangan juga terdapat median jalan, sehingga tidak bisa kabur.

Pengemudinya bernama Gunadi (50) warga Dusun Sambeng, Todanan, Kabupaten Blora. Saat ditangkap, Gunadi menggunakan seragam loreng ala TNI. Namun pelaku adalah warga sipil.

“Keterangan sementara penyidik, pelaku diduga punya jaringan kejahatan. Modus mencurinya, merusak kunci mobil yang diparkir,” lanjutnya.

Sebab Tempat Kejadian Pencurian (TKP) terjadi di wilayah hukum Polres Tegal, maka aparat Polsek Tugu Semarang menyerahkan pelaku berikut barang buktinya ke penyidik Polres Tegal yang datang menjemput. Selanjutnya kasus ditangani Polres Tegal.

Sementara itu, Gunadi mengelak disebut pencuri mobil. Dia mengaku baru saja membeli mobil itu dari kenalannya, saat bertemu dalam sebuah bus ketika perjalanan ke Kota Semarang. “Saya ditawari (mobil) harganya Rp10 juta sampai Rp15 juta, kemudian saya beli Rp10 juta,” kata Gunadi.

Namun saat ditanya surat kelengkapan kendaraannya, Gunadi tak bisa menunjukkan. Dia beralasan, karena baru dibeli, surat-surat akan diberikan menyusul.

Soal seragam ala TNI yang dikenakannya, Gunadi menyebut itu sebuah pemberian saudaranya, seorang anggota TNI bertugas di Bandung. “Saya pakai dari Alas Roban (Batang), untuk anget-anget (hangat),” kilahnya.
(sms)
Berita Terkait
Curi Motor, 2 Bandit...
Curi Motor, 2 Bandit Berjimat Kebal Babak Belur Dikeroyok Massa
Ditinggal Ngetik Berita,...
Ditinggal Ngetik Berita, Motor Wartawan Digondol Maling
Hendak Jual Motor Curian,...
Hendak Jual Motor Curian, Pemuda Ini Malah Diringkus Polisi
Tim Sultan Polres Tebo...
Tim Sultan Polres Tebo Jambi Bekuk Dua Pelaku Curanmor
Viral, 2 Maling Bawa...
Viral, 2 Maling Bawa Kabur Motor Tukang Bangunan di Pademangan
Penipu dengan Modus...
Penipu dengan Modus Beli Motor, Pria Gaek Diciduk Polisi
Berita Terkini
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
17 menit yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
32 menit yang lalu
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
48 menit yang lalu
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
1 jam yang lalu
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
1 jam yang lalu
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved