Penanganan Kasus Buni Yani, Polisi Tunjukkan Arogansi

Jum'at, 25 November 2016 - 13:52 WIB
Penanganan Kasus Buni...
Penanganan Kasus Buni Yani, Polisi Tunjukkan Arogansi
A A A
JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menilai dalam menangani kasus pengunggah video pidato Basuki T Purnama (Ahok), Buni Yani, polisi dianggap hanya menunjukan arogansi, superioritas, dan kekuasaannya terhadap orang kecil.

"Dalam menangani kasus Buni Yani, Polri hanya menunjukkan arogansi, superioritas, dan kekuasaannya terhadap orang kecil," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane pada wartawan, Jumat (25/11/2016).

Menurutnya, jika polri benar-benar profesional, mengapa Polri tak memperlakukan kasus Buni Yani seperti memperlakukan kasus Ahok. Membukanya secara transparan sehingga publik pun mengetahuinya secara luas dan menyeluruh.

Polisi seharusnya berterima kasih pada Buni Yani yang sudah membuka adanya dugaan kasus penistaan agama yang telah dilakukan Ahok.

"Aneh, justru Buni Yani ini dikriminalisasi dan dijadikan tersangka. Bahkan, Buni Yani malah sempat terancam hendak ditahan sementara Ahok sebagai sumber masalah atau sumber perkara seperti diistimewakan Polri," tuturnya.

Namun, kata Neta, beruntung Buni Yani kini tak ditahan, jika sampai ditahan, bisa dipastikan kepastian hukum dan profesionalisme penegakan hukum yang dilakukan Polri makin tak jelas arahnya. Dalam kasus penistaan agama itu, berdasarkan UU, Ahok seharusnya ditahan.

"Sikap Polri yang mengistimewakan Ahok ini akan menjadi sumber masalah dan sumber kekacauan. Sebab, kecaman dan gelombang protes akan terus bermunculan. Akibatnya akan berdampak pada kredibilitas Presiden Jokowi," jelasnya.

Kini, tambah Neta, bola panas kasus Ahok tersebut sudah ditendang Polri ke Kejaksaan, sedang bola panas kasus Buni Yani masih berada di kepolisian.

Dia pun akan mencermati apa yang akan terjadi setelah ini. Pastinya, gelombang protes tak akan berhenti begitu saja karena publik melihat adanya ketidakadilan dalam penanganan kasus penistaan agama ini.
(ysw)
Berita Terkait
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Aksi Tolak Ajaran Ponpes...
Aksi Tolak Ajaran Ponpes Al Zaytun Meluas
Polisi Diminta Netral...
Polisi Diminta Netral Tangani Kasus Dugaan Penistaan Agama di Aceh
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Kurang Perhatian, Warga...
Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Bareskrim Dalami Dugaan...
Bareskrim Dalami Dugaan Penistaan Agama oleh Muhammad Kece
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
9 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
9 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
9 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
10 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved