Model Pemalu yang Mengutamakan Pendidikan

Rabu, 23 November 2016 - 06:03 WIB
Model Pemalu yang Mengutamakan...
Model Pemalu yang Mengutamakan Pendidikan
A A A
SEMARANG - Punya sifat pemalu ternyata tidak menghalangi Prima Dwi Kartikawati (20), mahasiswi semester V Program Studi D 3 Humas Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk menjadi seorang model.

Tak hanya itu, Prima, sapaan akrabnya, juga mampu menyabet berbagai prestasi di dunia modeling.

Prima punya kiat khusus untuk mengatasi rasa malunya, terutama saat tampil di atas panggung.

"Cuek saja dan pede, jangan menatap mata penontonnya. Lihat di atas dahi saja," ungkap Prima saat berbincang dengan KORAN SINDO di Kampus FISIP Undip Semarang, Selasa (22/11/2016).

Kiat Prima untuk mengatasi grogi itu ternyata manjur. Buktinya, berbagai event modeling termasuk perlombaan, diikutinya dengan sukses. Bahkan, seabrek prestasi berhasil diraih.

Prestasi Prima, di antaranya, Juara 1 Semarang Batik Model Contest 2014, Juara 2 Putra Putri Batik Nusantara dan Supermodel Indonesia 2014, Juara 1 Top Model Indonesia dan Model Hunt 2014, Juara Harapan 3 Etnik Model Contest 2014.

Kemudian, Juara 1 Catwalk Hijab Model Contest dan Top Model Idola 2014, Juara Performance Pemilihan Duta Seni dan Budaya di Jakarta, hingga Finalis Pemilihan Indonesia Top Model Jateng 2014.

"Pertama kali ikut modeling pas kelas 3 SMA, ikut Totok Sahak. Belum setahun, Alhamdulillah sudah juara 1 event Semarang Model Contest," lanjut gadis yang tinggal di Jalan Noroyono Kota Semarang ini.

Berbagai prestasi yang disabet Prima bukan hal mudah. Banyak pengalaman dialaminya. Sebut saja, saat kali pertama ikut lomba sepatu hak tingginya sempat tersangkut di gaun dan hampir jatuh di panggung. Namun, Prima bisa mengatasi itu dengan sukses.

Prima yang lahir 1 Juli 1996 ini mengaku ingin menjadi seorang model, terinspirasi dari kakaknya. Sebab itulah, Prima terpacu untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan.

Namun demikian, untuk urusan pendidikan tetap nomor satu. Kini, Prima sedang menyusun tugas akhir (TA) untuk merampungkan studi D3nya. "Pokoknya pendidikan adalah nomor 1," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
5 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
5 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
6 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
7 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
7 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
7 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved