30.418 Warga Pangandaran Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

Selasa, 22 November 2016 - 16:37 WIB
30.418 Warga Pangandaran...
30.418 Warga Pangandaran Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
A A A
PANGANDARAN - Sebanyak 30.418 jiwa warga Pangandaran, Jawa Barat, hidup di bawah garis kemiskinan. Hal tersebut berdasarkan rekap data estimasi capaian indikator Kabupaten Pangandaran.

Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Statistik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pangandaran Rohaeni mengatakan, angka kemiskinan saat ini mencapai 7,70 persen dari jumlah penduduk 400.428 jiwa.

"Pada estimasi capaian indikator tahun 2013, angka kemiskinan jatuh pada angka 32.209 jiwa atau 8,34 persen. Pada tahun 2014 angka kemiskinan jatuh pada 30.418 jiwa atau 7,83 persen, sedangkan pada tahun 2015 angka kemiskinan jatuh pada angka 32.686 atau 8,37, dan 2016 jatuh pada angka 31.552 jiwa atau 8,03 persen," kata Rohaeni, Selasa (22/11/2016).

Menurut Rohaeni, grafik kemiskinan yang terjadi di Kabupaten Pangandaran sejak tahun 2013 hingga 2016 masuk kategori fluktuatif. Sedangkan persentase laju pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Pada tahun 2013 pada posisi 4,97 persen, tahun 2014 pada posisi 4,16 persen, tahun 2015 pada posisi 4,94 persen, sedangkan tahun 2016 4,72 persen," ujarnya.

Rohaeni menjelaskan, korelasi antara angka kemiskinan dengan laju pertumbuhan ekonomi sangat erat. Hal itu juga tidak terlepas dari kepadatan angka penduduk per tahun.

Sementara, Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Pangandaran Adang Hadari mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi integrasi harmonisasi penanggulangan kemiskinan.

"Dari hasil rakor tersebut telah disepakati seluruh stakeholder untuk melakukan langkah penanggulangan kemiskinan," kata Adang.

Adang menambahkan, permasalahan kemiskinan merupakan hal yang sangat vital karena akan berdampak pada tingginya angka kriminalitas. Seseorang bisa nekat berbuat sesuatu dalam kondisi lapar.

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Pangandaran berkomitmen menanggulangi kemiskinan, di antaranya mengeluarkan berbagai program yaitu program raskin gratis, kesehatan gratis, dan pendidikan gratis," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
50 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved