Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia Kecam Penangkapan Kader HMI

Selasa, 08 November 2016 - 11:05 WIB
Aliansi Mahasiswa dan...
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia Kecam Penangkapan Kader HMI
A A A
JAKARTA - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia mengecam keras penangkapan yang dilakukan polisi terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Penangkapan itu dinilai sebagai pembungkaman suara mahasiswa.

Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia, Anhar Tanjung mengatakan, penangkapan terhadap kader HMI itu dianggap menciderai kebebasan berpendapat, khususnya terhadap mahasiswa. Bahkan, penangkapan itu dinilai sebagai salah satu cara pemerintah membungkam suara mahasiswa.

"Itu cara mereka (pemerintah) membungkam terhadap gerakan mahasiswa. Kami sesama mahasiswa tak menginginkan itu terjadi, sebab kebebasan mahasiswa menjadi dipreteli," ujarnya pada SINDOnews, Selasa (8/11/2016).

Menurutnya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia berencana menggelar koordinasi dengan HMI dan elemen mahasiswa lainnya untuk menindak lanjuti penangkapan terhadap para mahasiswa. Kalau pun nantinya digelar demo secara besar-besaran, pihaknya pun siap mendukungnya demi kebebasan mahasiswa.

"Kami mengecam itu (penangkapan), saat ini kami lakukan koordinasi internal dahulu," tuturnya.

Anhar menambahkan, sejatinya, pada Selasa (8/11/2016) ini pun, pihaknya berencana menggelar aksi di depan gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakpus menolak kedatangan Presiden Joko Widodo. Mereka berniat menggelar aksi menghalau Jokowi, aksi itu berkaitan erat dengan tindak anarkis yang dilakukan polisi terhadap massa demo 4 November lalu.

Aksi halau Jokowi itu pun berkaitan pula dengan penangkapan yang dilakukan polisi terhadap kader HMI yang dianggap telah menciderai kebebasan mahasiswa dalam berpendapat.

"Aksinya batal karena saya saja baru ditunjuk pukul 23.00 WIB semalam, lalu ternyata belum ada koordinasi antara kami, HMI, GPII, IMM, dan Angkatan Muda Muhammadiyah sehingga untuk mengantisipasi agar tidak bentrok sesama (mahasiswa) satu perjuangan dibatalkan aksinya," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Alasan Kesehatan, Selebgram...
Alasan Kesehatan, Selebgram Tersangka Penistaan Agama Lina Mukherjee Tidak Ditahan
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Aksi Tolak Ajaran Ponpes...
Aksi Tolak Ajaran Ponpes Al Zaytun Meluas
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Bareskrim Polri
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved