Hingga Oktober, 23 Penderita Demam Berdarah Meninggal

Senin, 07 November 2016 - 19:46 WIB
Hingga Oktober, 23 Penderita...
Hingga Oktober, 23 Penderita Demam Berdarah Meninggal
A A A
PALEMBANG - Puncak musim hujan kali ini, Dinas Kesehatan Sumatera Selatan kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan penyebaran nyamuk aedes aegypti, penyebab demam berdarah. Berdasarkan data, penderita demam berdarah mengalami peningkatan.

Sampai Oktober lalu, jumlah penderita mencapai 3.549 orang. Pada tahun 2015, penderita hanya 3.401 orang. Dari jumlah penderita tahun ini, 23 orang meninggal, sementara tahun lalu 16 orang.

Berdasarkan data, jumlah penderita demam berdarah yang meninggal yakni di Kabupaten OKI tiga orang, Kabupaten Muara Enim satu orang, Kabupaten Lahat dua orang, Muba empat, dan Banyuasin satu orang. Lalu, di Kabupaten OKU Timur sebanyak empat orang, Kabupaten Ogan Ilir satu orang, Palembang dua orang, Pagar Alam dua orang, dan di Kabupaten Lubuk Linggau tiga orang.

"Data tersebut berasal dari kota dan kabupaten. Memang mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Ini juga harus jadi perhatian kota dan kabupaten di Sumsel, agar makin memasifkan aspek pencegahan," kata Kepala Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Sumsel Mulyono, Senin (7/11/2016).

Penderita demam berdarah yag meninggal, kata Mulyono, lebih disebabkan ada penyakit penyerta. Selain itu, kondisi penderita saat mendapatkan pengobatan medis juga sudah cukup kritis.

"Karena itu, Dinkes kembali mengingatkan warga agar lebih waspada demam berdarah. Karena berdasarkan perkiraannya, musim hujan akan lebih panjang tahun ini," katanya.

Dia mengatakan, Dinkes sudah mengeluarkan edaran peringatan kepada kota dan kabupaten guna siaga demam berdarah. Di kabupaten/kota, surat edaran itu akan disebar pada layanan medis tingkat pertama hingga rumah sakit. "Edaran sudah ada, tapi tetap harus waspada," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
Cegah DBD, Enesis Group...
Cegah DBD, Enesis Group Lakukan Edukasi di Jawa Tengah
Peran Masyarakat dalam...
Peran Masyarakat dalam Perlindungan Keluarga dari Ancaman DBD
Takeda dan Alodokter...
Takeda dan Alodokter Berkolaborasi Melawan DBD di Indonesia
Angkak dan Sari Kurma...
Angkak dan Sari Kurma Bantu Trombosit Pasien DBD Naik? Ini Faktanya!
Saat Pendemi Covid-19,...
Saat Pendemi Covid-19, Ratusan Anak di Blitar Terserang DBD
Kolaborasi Kemenkes...
Kolaborasi Kemenkes dan Takeda Edukasi Pencegahan Dini untuk Tangkal DBD
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved