Sebelum Dilantik, Kades di Demak Dipungut Biaya Rp3,5 Juta

Kamis, 03 November 2016 - 08:23 WIB
Sebelum Dilantik, Kades...
Sebelum Dilantik, Kades di Demak Dipungut Biaya Rp3,5 Juta
A A A
DEMAK - Pelantikan kepala desa di Demak, Jawa Tengah diduga diwarnai pungutan liar (pungli). Sebanyak 183 kades terpilih masing-masing dipungut Rp3,5 juta.

"Iya, memang ada (pungutan), besar Rp3,5 juta. Uang itu sudah saya bayarkan ke petugas Kecamatan Mranggen, ada kuitansinya sebagai tanda terima," ujar Kades Sumberejo Supriyadi, Rabu (2/11/2016).

Dia mengatakan, informasi adanya biaya pelantikan itu diketahui setelah dinyatakan menang saat pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 9 September 2016. Namun, pungutan biaya itu hanya disampaikan secara lisan dan tanpa surat resmi dari pemerintah.

"Petugas kecamatan yang datang, ngasih tahu jika pelantikan nanti ada biayanya. Ya saya bilang oke saja, dan sudah saya bayarkan sekitar sepekan lalu. Paling lambat pembayarannya sebelum pelantikan."

Direktur Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) Muhammad Rifai menyesalkan pungli tersebut. Sebab, Pemkab Demak telah mengalokasikan dana Rp23 miliar dari APBD untuk menggelar pilkades serentak.

"Ya kan aneh dalam Perda No 5/2015 yang namanya pilkades itu meliputi pembentukan panitia sampai pelantikan adalah satu rangkaian. Jadi anggarannya pun satu paket, tidak dipisah-pisah," ujarnya.

Rifai menambahkan, mestinya segala proses pilkades hingga pelantikan menjadi tanggung jawab Pemkab Demak. Apalagi dalam melakukan pungutan ke masing-masing kades terpilih tidak disertai surat resmi.

"Kalau kita hitung 183 kali Rp3,5 juta itu mencapai Rp640 juta lebih. Padahal jika dicermati tadi acara pelantikan hanya berlangsung dua jam berupa seremoni yang kita perkirakan biaya maksimal hanya Rp100 juta. Ke mana sisanya?"

Sementara, Pemerintah Kabupaten Demak Jawa Tengah menolak disebut melakukan pungli terhadap 183 kepala desa yang mengikuti pelantikan. Meski pemilihan kepala desa (pilkades) serentak mendapat alokasi dana Rp23 miliar, hal itu tidak termasuk proses pelantikan.

"Memang dianggarkan dari APBD sebesar Rp23 miliar untuk pelaksanaan pilkades serentak yang digelar di 183 desa di Demak," ujar Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Demak Ahmad Nur Wahyudi.

Menurutnya, seluruh kades terpilih harus mengeluarkan biaya sendiri untuk prosesi pelantikan. Masing-masing kades dipungut Rp3,5 juta di bawah koordinasi petugas kecamatan masing-masing desa.

"Untuk pelantikan, seluruh kades terpilih membiayai keperluan mereka sendiri, sebab mereka belum dilantik sehingga sesuai aturan, semua keperluan masih tanggung jawab masing-masing. Jadi para camat itu tidak menarik pungli."
(zik)
Berita Terkait
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Viral Aksi Pungli Remaja...
Viral Aksi Pungli Remaja di Kemayoran, Kini Lokasi Dijaga Ketat Dishub
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Pelindo III Siap Tindak...
Pelindo III Siap Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
1 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
4 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
6 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
6 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved