Demo 4 November Diprediksi Diikuti 50 Ribu Orang

Rabu, 02 November 2016 - 12:24 WIB
Demo 4 November Diprediksi...
Demo 4 November Diprediksi Diikuti 50 Ribu Orang
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memprediksi jika massa yang akan ikut aksi unjuk rasa membela Islam pada 4 November 2016 mencapai 50 ribu orang. Kapolri berharap dalam aksi demo yang akan dilakukan lusa berlangsung tertib.

"Jumlah massa demo kita perkirakan kemungkinan ada 50 ribu orang. Berapapun jumlahnya, diharapkan semuanya tertib dan aman," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Menurutnya, pendemo diminta untuk tertib agar masyarakat yang tak ikut demo pun terjaga pula. Adapun soal tindak anarkis dan kriminal yang dilakukan pihak tertentu saat demo berlangsung, polisi akan menindaknya secara tegas.

Adapun soal aksi demo itu, kata Tito, massa berencana melakukan aksinya ke Istana Negara. Dia menilai, sejatinya massa tak ada alasan untuk melakukan aksi demo di Istana Negara. Sebab, Presiden Jokowi pun sudah menyampaikan statementnya terkait tuntutan para pendemo itu yang menginginkan dugaan kasus penistaan agama diusut tuntas.

"Tuntutannya agar Bapak Presiden menyampaikan pernyataan terbuka atau statement mendukung proses hukum dan itu sudah disampaikan kan kemarin. Jadi sebetulnya tidak ada alasan lagi untuk ke Istana," tuturnya.

Tito menerangkan, Presiden Jokowi sejatinya telah menyampaikan, mendukung penegakan proses hukum di kasus dugaan penistaan agama. Adapun soal tuntutan massa yang menginginkan agar Ahok itu dipenjarakan, itu tidak mungkin dilakukan oleh Presiden.

"Demonstran mengajukan tuntunan agar penjarakan terlapor, saudara Basuki Tjahja Purnama. Presiden tidak mungkin memberikan statement soal itu. Presiden itu pimpinan eksekutif, bukan yudikatif. Jadi kalau sudah memasuki teknis mengenai penangkapan, penahanan itu teknis hukum yang menjadi domain dari yudikatif," jelasnya.

Maka itu, tambah Tito, Presiden tidak mungkin bisa memenjarakan Ahok karena itu bisa membuat Presiden salah, apalagi sampai mengintervensi teknis penegakan hukum. Adapun polisi, hingga saat ini masih melakukan penyelidikannya pada kasus tersebut sehingga masyarakat diminta untuk sabar.
(ysw)
Berita Terkait
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Ormas Islam se Mojokerto...
Ormas Islam se Mojokerto Raya Demo Tolak RUU HIP dan TKA China
Ormas Islam Desak Kepolisian...
Ormas Islam Desak Kepolisian Tuntaskan Kasus Penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW
Berita Terkini
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
32 menit yang lalu
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
53 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
2 jam yang lalu
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
2 jam yang lalu
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
3 jam yang lalu
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
10 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved