Respon Keluhan Warga, Pemerintah Tak Akan Bayar Kontraktor Curang

Minggu, 30 Oktober 2016 - 15:31 WIB
Respon Keluhan Warga,...
Respon Keluhan Warga, Pemerintah Tak Akan Bayar Kontraktor Curang
A A A
PANGANDARAN - Munculnya kekecewaan masyarakat terhadap hasil pekerjaan yang buruk di sejumlah pembangunan proyek pemerintah disikapai serius oleh Dinas Pekerjaan Umum Perhubungan Komunikasi dan Inpormatika (Dispuhubkominpo) Kabupaten Pangandaran.

Kepala Dispuhubkominpo Kabupaten Pangandaran Dadang Dimyati mengaku dirinya mengetahui banyak masyarakat yang kecewa terhadap hasil pekerjaan jasa kontruksi, namun seluruh proyek pekerjaan baik penunjukan langsung atau lelang belum terindikasi adanya kerugian negara.

"Pada tahun 2016 untuk jasa kontruksi ada 20 paket penunjukan langsung dan 160 paket yang dilelangkan," kata Dadang.

Masih dikatakan Dadang, saat ini masih banyak pekerjaan jasa kontruksi yang baru 6 bulan atau masih dalam masa pemeliharaan. Jika hasil pekerjaan mengalami kerusakan pada masa pemeliharaan maka pihak kontraktor wajib memperbaiki kembali.

"Kami menemukan beberapa pekerjaan yang dinilai buruk oleh masyarakat, setelah melakukan klarifikasi hal tersebut lantaran faktor cuaca yang tidak mendukung dan terkena dampak bencana," tambahnya.

Namun Dadang menegaskan apabila di lapangan terdapat kontraktor atau konsultan perencanaan dan konsultan pengawas yang nakal pihaknya tidak akan membayar jasa pekerjaan.

"Kalau masyarakat menemukan kontraktor yang mengesubkan pekerjaan ke CV yang bukan pemenang tender atau menemukan konsultan pengawas fiktif, laporkan saja langsung ke kami dan hasil pekerjaannya tidak akan kami bayar," tegasnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan M Ridwan mengatakan, buruknya sejumlah hasil pekerjaan yang dikerjakan rekanan jasa kontruksi di beberapa lokasi diduga karena jeleknya kinerja konsultan perencanaan dan konsultan pengawas.

"Buruknya proyek infrastruktur dikarenakan kurang tepatnya perencanaan sistem pengadaan barang dan jasa sehingga hasilnya tidak maksimal," kata Iwan.

Selain itu pelaksanaan pengerjaan proyek banyak terjadi kecurangan dari pihak rekanan dan lemahnya pengawasan dari konsultan, bahkan banyak rekanan saat mengikuti proses lelang melampirkan sertifikat tenaga ahli, namun kenyataan di lapangan tidak ditemukan tenaga ahli tersebut.

"Kami sering menemukan tenaga ahli dilapangan tidak memahami gambar, artinya tenaga ahli tersebut fiktif, padahal pekerjaan mereka dibayar menggunakan uang negara," tambahnya.

Salah satu warga Kecamatan Parigi Budi mengatakan, beberapa proyek pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan banyak yang kualitas hasil pekerjaannya jelek sehingga masyarakat merasa tidak nyaman saat mengendarai kendaraannya.

"Rata-rata yang dikeluhkan masyarakat pekerjaan jalan, salah satu contoh jalur treck jalan dari Dusun Pasirkiara ke Parakanmanggu Kecamatan Parigi belum juga satu tahun sudah rusak dan aspalnya mengelupas," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
13 menit yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved