Bocah 7 Tahun di Tanggamus Ternyata Dihabisi sang Ayah

Kamis, 27 Oktober 2016 - 21:11 WIB
Bocah 7 Tahun di Tanggamus...
Bocah 7 Tahun di Tanggamus Ternyata Dihabisi sang Ayah
A A A
KOTA AGUNG - Satuan Reserse Polres Tanggamus menetapkan Tr sebagai pelaku pembunuhan terhadap anaknya sendiri, MY (7). Diduga Tr melakukan hal itu karena tak ingin melihat anaknya telantar karena ditinggal dia dan ibunya.

Hal itu diputuskan dari hasil olah tempat kejadian perkara, keterangan saksi-saksi, dan alat bukti. Polisi tidak mendapatkan keterangan Tr karena yang bersangkutan keburu meninggal dunia.

"Dari hasil olah TKP, tidak ada jejak orang ketiga di tempat mereka tewas, dan kami sinkronkan dengan keterangan saksi-saksi mengarah ke Tr," ujar Kasatreskrim Tanggamus AKP Hendra Saputra, Kamis (27/10/2016).

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi di rumah dinas Lapas Way Gelang yang seharusnya ditempati Idris, pegawai lapas, pada 22 Oktober 2016. Idris tidak menempati rumah itu. Rumah itu biasa digunakan istirahat tiga warga binaan yakni Eko, Hudari, Agus yang memasuki masa asimilasi.

"Saat kejadian, Eko dan Hudari sedang memasak di dapur, sedangan Agus memperbaiki lampu rumah dinas lainnya yakni rumah Kepala Lapas. Di kamar, ada Tr dan MY. Sebelum kejadian Tr dan MY datang, dan T mengatakan MY mengantuk sehingga dipersilakan tidur di kamar," jelas Hendra.

Tak lama kemudian, Eko mendengar suara mengerang kesakitan dari Tr. Semula dia menduga Tr mengigau. Eko lalu mengajak Hudari untuk mengecek ke kamar. Ternyata MY dan Tr sudah luka-luka dan bersimbah darah. Mereka pun memanggil Agus untuk melapor ke Lapas. Lalu Tr dibawa ke RSUD Kota Agung namun akhirnya dirujuk ke Bandar Lampung.

"Dari alat bukti pisau yang menancap di perut Tr, sidik jarinya hanya sidik jari Tr. Lalu dari cipratan darah di pakaian Tr, ada jenis darah MY, selain darahnya sendiri. Tidak ada cipratan jenis darah lainnya, begitu juga di lantai. Dari keterangan istri Tr yakni RA (ibu kandung MY), pisau itu memang milik Tr," terang Hendra.

Ia mengatakan, titik terang kasus didapat dari keterangan RA. RA mengaku tidak selingkuh, melainkan bekerja sebagai PSK di Kota Agung atau di Pesisir Barat. Tiga hari sebelum kejadian, RA pergi begitu saja. Tr coba menghubungi RA namun tidak bisa. Dari sanalah Tr putus asa lantas cerita (curhat) ke Agus, warga binaan.

Dalam curhat itu, Tr mengkhawatirkan keadaan MY karena ditinggal minggat ibunya dan Tr juga akan pergi. Tr tidak mau MY telantar karena nantinya sebatang kara.

"Dimungkinkan karena kekhawatiran itulah maka Tr membunuh MY, saat dia mati MY juga diajaknya mati, sebab kalau hidup dia akan telantar karena tidak ada yang mengurusi," jelas Hendra.

Rasa 'sayang' ini dikuatkan lagi dengan pengakuan ibu asuh Tr. Sejak kecil Tr adalah anak yatim piatu. Kemungkinan pengalaman suram hidupnya itu ditakutkan bakal dialami MY, sehingga pertimbangannya lebih baik mati.

"Memang Tr itu sayang sekali dengan MY, dia yang mengurusi, mungkin dari dasar itu juga dia membunuh MY, ditambah latar belakang dan pengetahuan Tr yang minim," jelas Hendra.

Dengan meninggalnya Tr, kasus ini ditutup, sebab korban dan pelaku sama-sama tewas.
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
52 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved