Walau Minim Hot Spot, Sosialisasi Karhutla Terus Dilakukan PT BSS

Rabu, 12 Oktober 2016 - 16:35 WIB
Walau Minim Hot Spot,...
Walau Minim Hot Spot, Sosialisasi Karhutla Terus Dilakukan PT BSS
A A A
SEKAYU - Curah hujan yang masih tinggi membuat titik panas (hot spot) di Kabupaten Muba mengalami penurunan yang cukup drastis dari tahun sebelumnya. Kendati begitu, tidak membuat berbagai pihak lengah untuk menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bumi Serasan Sekate.

Dimana sosialisasi bahaya Karhutlah terus dilakukan, salah satunya oleh PT Berkat Sawit Sejati (BSS). Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan ini tetap konsisten mengingatkan masyarakat tentang bahaya Karhutla dan bagaimana pencegahannya.

Salah satunya menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat terutama di wilayah kerja mereka seperti Kecamatan Tungkal Jaya, Muba.

"Kegiatan ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak membakar lahan. Tahun ini merupakan tahun kedua kita melaksanakan sosialisasi, untuk tahun depan kita juga tetap akan menggelar sosialiasi bahkan kembali digelar ke desa-desa saat awal kemarau , seperti yang sudah dilakukan awal tahun ini," ujar Manager Humas PT BSS, Henry Sitepu, Rabu (12/10/2016).

Selain melakukan sosialisasi ke masyarakat, PT BSS juga berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat untuk terlibat dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Caranya dengan membentuk kelompok masyarakat bebas api.

"Rencananya akan dibentuk kelompok masyarakat bebas api di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir dan Desa Pangkalan Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya. Karena kedua desa tersebut yang paling rawan terjadi kebakaran lahan di banding desa lain di wilayah operasional kita," kata dia.

Sementara itu, Camat Tungkal Jaya, Firman Hirawan, mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PT BSS, diantaranya menggelar sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat.

"Kita apresiasi, apalagi PT BSS tetap konsisten mengedukasi masyarakat. Kita berharap agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, ke depan kita harapkan agar pihak terkait juga dapat memberikan bantuan kepada warga dalam membuka lahan tanpa bakar," tandas dia.
(sms)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 menit yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
25 menit yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
11 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved