Gelapkan CPO, 22 Karyawan PT SAP Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 11 Oktober 2016 - 05:05 WIB
Gelapkan CPO, 22 Karyawan...
Gelapkan CPO, 22 Karyawan PT SAP Dilaporkan ke Polisi
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Sebanyak 22 karyawan PT Sinar Alam Permai (SAP) Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah dilaporkan ke polisi oleh pihak perusahaan, Senin (10/10/2016) malam pukul 20.00 WIB. Pelaporan ke polisi terkait dugaan penggelapan minyak sawit atau curd palm oil (CPO) secara terorganisir hingga merugikan perusahaan miliaran rupiah.

Komplotan ini sudah menjalankan aksinya menggelapkan minyak sawit sekitar enam bulan. Namun baru pada Jumat 7 Oktober 2016 pihak perusahaan mengendus persekongkolan jahat ke-22 karyawan ini.

Saat dikonfirmasi, selaku pelapor dari perusahaan, Koordinator Administrasi PT SAP, Andy Krisna mengungkapkan, laporan ini dilayangkan ke Polres Kobar atas dugaan penggelapan CPO dan kernel yang dilakukan 22 karyawan tersebut. Ke-22 karyawan ini jabatan kerjanya di antaranya, penimbang CPO yang masuk ke perusahaan, pengawas CPO masuk dan sejumlah karyawan lainnya.

"Dan kerugian kami tak tanggung tanggung mencapai miliaran rupiah. Mereka mengakali data timbangan dengan handy talky (HT) yang bisa merubah angka timbangan. Tapi lebih jelasnya nanti polisi yang berikan hasil penyelidikannya," ungkap Andy saat ditemui MNC Media di Pangkalan Bun, Senin (10/10/2016) malam.

Kata Andy, penggelapan ini mulai terendus sejak enam bulan lalu. Namun baru mengetahui adanya keterlibatan karyawan sejak Jumat 7 Oktober 2016. Mengetahui adanya kecurangan, pihak perusahaan meminta sekuriti melakukan pemeriksaan kepada sejumlah karyawan. "Saat ini sudah kita laporkan ke polisi, biar polisi yang memproses hukumnya."

Terpisah, kuasa hukum ke-22 karyawan ini, Suriansyah mengatakan, saat ini masih proses di Reskrim Polres Kobar. Namun kata dia, pihaknya akan mengikuti proses hukumnya. "Kita lihat nanti bagaimana jalannya kasus ini," jawabnya di halaman Reskrim Polres Kobar, Senin (10/10/2016).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Guntur Tri Bawono membenarkan adanya pengaduan masyarakat (dumas) dalam hal ini PT SAP. Saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. "Kita akan periksa saksi-saksinya. Termasuk sejumlah bukti yang ada," kata Guntur.
(sms)
Berita Terkait
Pinjam untuk Ambil Pasir...
Pinjam untuk Ambil Pasir Kucing, Warga Gunungkidul Ini Bawa Kabur Mobil Temannya
Ditpolairud Polda Kepri...
Ditpolairud Polda Kepri Bekuk Tersangka Pencurian dan Penggelapan
Curi Solar Perusahaan,...
Curi Solar Perusahaan, Pengawas dan 12 Operator Alat Berat di Kolaka Ditangkap
Modus Pinjam Motor,...
Modus Pinjam Motor, Pelaku Penggelapan Diringkus di Rusun
Karyawati Toko Ini Nekat...
Karyawati Toko Ini Nekat Gelapkan Uang Penjualan Demi Penuhi Kebutuhan Hidup
Kelabui Korbannya, Ini...
Kelabui Korbannya, Ini Modus Pelaku Penggelapan Motor di Palembang
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
6 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
6 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
6 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved