Polisi Selidiki Kasus Penipuan Dimas Kanjeng di Makassar
Selasa, 04 Oktober 2016 - 06:30 WIB
Polisi Selidiki Kasus Penipuan Dimas Kanjeng di Makassar
A
A
A
MAKASSAR - Tiga orang anggota kepolisian yang merupakan Tim Penyidik Polda Jawa Timur akhirnya tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, dengan menggunakan pesawat maskapai Lion Air.
Para penyidik ini tiba dengan membawa sejumlah berkas kasus penyelidikan terkait modus penipuan penggandaan uang yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Rencananya, Tim Polda Jawa Timur ini akan melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi yang diduga pengikut Dimas Kanjeng di Makassar. Tim dipimpin oleh Kanit VI Subdi I Ditrimum Polda Jawa Timur Kompol Pamuji.
Rencananya, mereka akan melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi pengikut Dimas Kanjeng. Pemeriksaan ini untuk membuktikan laporan dugaan penipuan uang yang telah disetorkan oleh mantan pengikut Dimas Kanjeng mencapai Rp202 miliar.
Tak hanya itu, penyidik Polda Jawa Timur bersama dengan pihak Polda Sulawesi Selatan juga akan melakukan penyidikan terkait dugaan emas batangan palsu seberat 500 kilogram dari Dimas Kanjeng.
Setelah tiba di Makassar, tim langsung melakukan pengecekan padepokan Dimas Kanjeng di Makassar. Pemeriksaan kepada enam orang saksi akan dilakukan hari ini.
Para penyidik ini tiba dengan membawa sejumlah berkas kasus penyelidikan terkait modus penipuan penggandaan uang yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Rencananya, Tim Polda Jawa Timur ini akan melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi yang diduga pengikut Dimas Kanjeng di Makassar. Tim dipimpin oleh Kanit VI Subdi I Ditrimum Polda Jawa Timur Kompol Pamuji.
Rencananya, mereka akan melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi pengikut Dimas Kanjeng. Pemeriksaan ini untuk membuktikan laporan dugaan penipuan uang yang telah disetorkan oleh mantan pengikut Dimas Kanjeng mencapai Rp202 miliar.
Tak hanya itu, penyidik Polda Jawa Timur bersama dengan pihak Polda Sulawesi Selatan juga akan melakukan penyidikan terkait dugaan emas batangan palsu seberat 500 kilogram dari Dimas Kanjeng.
Setelah tiba di Makassar, tim langsung melakukan pengecekan padepokan Dimas Kanjeng di Makassar. Pemeriksaan kepada enam orang saksi akan dilakukan hari ini.
(san)