Pengamat: Kesaksian Jessica Drama Hiburan Publik

Jum'at, 30 September 2016 - 00:31 WIB
Pengamat: Kesaksian...
Pengamat: Kesaksian Jessica Drama Hiburan Publik
A A A
JAKARTA - Professional hypnotherapist Kirdi Putra menilai keterangan Jessica Kumalo Wongso di hadapan hakim PN Pusat beberapa hari lalu seperti drama hiburan belaka.

"Saya melihat sidang Jessica kemarin ituseperti drama untuk menghibur publik," ungkap Kirdi saat dihubungi, Kamis, 29 September 2016 kemarin. Menurut Kirdi, pada saat Jessica memberikan keterangan di PN Jakarta Pusat pada Rabu, 28 September 2016 lalu, tampak pola-pola kebetulan yang ditampilkan Jessica dari awal persidangan sampai sekarang.

Selain itu, tidak ada sebuah metode dan perangkat pun yang bisa 100% menentukan seseorang berbohong atau bersalah seperti lie detecting. "Seperti halnya tidak ada pola bahasa tubuh tertentu yang kemudian bisa menjustifikasi seseorang bersalah atau tidak, jika hanya berdiri sendiri-sendiri," tuturnya.

Senior Consultant dan Researcher of Narapatih‎ itu menerangkan, berdasarkan bahasa tubuh, cara bicara, ekspresi, semua dilihat dari keselarasan pola yang ditampilkan oleh seseorang yang bisa digunakan untuk observasi kebetulan-kebetulan dan ketidakselarasan antar pola-pola yang ada. Termasuk konten keterangan yang diberikan Jessica dihadapan pengadilan.

"Beberapa kebetulan itu misalnya, kebetulan Jessica yang memilih tempat di Kafe Olivier, kebetulan Jessica pesan minum dan langsung membayar duluan, kebetulan celana Jessica sobek dan dibuang, kebetulan tas-tas ditaruh di atas meja, kebetulan keluar dari group WA setelah Mirna meninggal, dan lainnya," jelasnya.

Kirdi mengungkapkan, ada juga pola-pola lain yang ditampilkan semasa penyidikan sampai persidangan, ekspresi yang ditampilkan Jessica relatif datar. Namun, di sejumlah titik justru menampilkan adegan-adegan yang sifatnya emosional dan kebetulan ditampilkan di televisi.

"Lalu penggunaan kacamata yang dipakai ketika memberikan keterangan (yang kebetulan hampir tidak pernah dipakai sebelumnya), kemudian meneteskan air mata," ujarnya.

Kirdi melanjutkan, kebetulan-kebetulan yang ditampilkan Jessica itu memang bukan serta merta menentukan Jessica bersalah atau tidak bersalah, tapi tentu saja bisa menjadi salah satu petunjuk dalam proses penyidikan.

"Berbagai kebetulan yang berdiri sendiri-sendiri mungkin tidak ada artinya, karena semua orang mengalami kebetulan. Tapi kebetulan-kebetulan yang terkumpul sebagai satu kesatuan, tidak bisa tidak, membuat kita bertanya-tanya, bagaimana bisa sejumlah besar kebetulan terjadi dalam waktu yang bersamaan?," paparnya.

Maka dari itu, menurut Kirdi, melihat sidang yang ditampilkan Jessica itu memberikan pelajaran yang banyak dari segi hukum, dari pencitraan yang dilakukan, dari pembelajaran mengenai proses penyidikan dan peradilan, dan semacamnya.

"Mari kita melihat lebih dari sekedar apa yang terlihat sepotong, tapi pola yang disajikan dari awal kasus ini sampai sekarang. Kira-kira citra apa yang ingin ditampilkan Jessica? Innocent? Victim?," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
Jaksa Hadirkan Ahli,...
Jaksa Hadirkan Ahli, Jessica Wongso Walk Out di Sidang PK
Mengenang Kasus Kopi...
Mengenang Kasus Kopi Maut Jessica Wongso
Kasus Kopi Sianida Maut...
Kasus Kopi Sianida Maut Jessica Wongso Kembali Viral, Aktor Krisna Mukti Ikut Terseret
Ini Alasan Jessica Wongso...
Ini Alasan Jessica Wongso Sering Tersenyum di Persidangan Kopi Sianida
Jaksa Anggap Tudingan...
Jaksa Anggap Tudingan Jessica Wongso Lagu Lama Judul Baru
Jaksa Ungkit Nasihat...
Jaksa Ungkit Nasihat Wayan Mirna terhadap Percintaan Jessica Wongso
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved