Ini Kata Sandiaga soal Tudingan Simpan Harta di Luar Negeri
Kamis, 29 September 2016 - 18:32 WIB
Ini Kata Sandiaga soal Tudingan Simpan Harta di Luar Negeri
A
A
A
JAKARTA - Cawagub dari Gerindra-PKS Sandiaga Uno membantah bila banyak menyimpan harta kekayaan di luar negeri. Sandiaga menyebut 97% harta kekayaannya berada di Indonesia.
"Tudingan saya menyimpan aset di luar negeri itu tidak benar. Ini saya buktikan dengan data-data aset yang baru kita sampaikan ke KPK," kata Sandiaga di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2016).
Sandiaga balik menyindir soal laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta yang disebutnya belum Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Sandiaga menjanjikan bila terpilih bersama Anies Baswedan laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta akan menjadi WTP.
"Langkah hari ini langkah pertama kita untuk menetapkan Jakarta lebih baik lagi. Punya semangat untuk menghadirkan government dengan tata kelola yang baik, pelaporan keuangan akuntabel," ujarnya.
Sementara itu Anies Basewdan menuturkan, harta kekayaannya tidak ada yang bertambah atau berkurang sejak melaporkannya saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan. Anies juga memamerkan kiprahnya ketika menjadi Rektor di Universitas Paramadina dengan menerapkan mata kuliah antikorupsi sebagai langkah awal membentuk tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
"Tudingan saya menyimpan aset di luar negeri itu tidak benar. Ini saya buktikan dengan data-data aset yang baru kita sampaikan ke KPK," kata Sandiaga di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/9/2016).
Sandiaga balik menyindir soal laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta yang disebutnya belum Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Sandiaga menjanjikan bila terpilih bersama Anies Baswedan laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta akan menjadi WTP.
"Langkah hari ini langkah pertama kita untuk menetapkan Jakarta lebih baik lagi. Punya semangat untuk menghadirkan government dengan tata kelola yang baik, pelaporan keuangan akuntabel," ujarnya.
Sementara itu Anies Basewdan menuturkan, harta kekayaannya tidak ada yang bertambah atau berkurang sejak melaporkannya saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan. Anies juga memamerkan kiprahnya ketika menjadi Rektor di Universitas Paramadina dengan menerapkan mata kuliah antikorupsi sebagai langkah awal membentuk tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
(whb)