Kaltara Dorong Kebijakan dan Anggaran Terpadu di Perbatasan

Rabu, 28 September 2016 - 17:52 WIB
Kaltara Dorong Kebijakan...
Kaltara Dorong Kebijakan dan Anggaran Terpadu di Perbatasan
A A A
JAKARTA - Niat Pemerintahan Joko Widodo–Jusuf Kalla yang ingin menjadikan wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan negara dapat dilakukan dengan mudah. Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie saat menjadi pembicara dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu 21 September 2016.

”Menjadikan daerah-daerah perbatasan yang saat ini tertinggal menjadi beranda terdepan negara yang membanggakan bisa segera direalisasikan. Kuncinya ada itikad dan niat baik serta kerja nyata yang dituangkan dalam bentuk kebijakan anggaran yang fokus untuk pembangunan di wilayah perbatasan,” kata Irianto.

Selama ini, lanjut Irianto, sistem penganggaran khususnya untuk pembangunan di perbatasan bersifat sektoral dan tersebar di berbagai kementerian. Efeknya hal ini tidak fokus dan justru banyak yang tidak terbelanjakan sehingga menimbulkan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa).

”Jika pemanfaatan APBN fokus, saya berkeyakinan bahwa dalam 3-10 tahun ke depan, wilayah perbatasan kita itu paling tidak 1.000% meningkatnya. Kita bisa mengejar Tawau dan daerah-daerah lainnya,” ujarnya.

Caranya seperti yang sudah pernah dilakukan di Batam. Pemerintah sebaiknya membuat konsep dan desain serupa tapi lebih matang dan terencana dengan membentuk badan pengelola khusus atau badan otoritas di wilayah perbatasan. ”Bisa saja dibangun dan dibiayai oleh pemerintah atau dengan melibatkan swasta dan semua pengurusan perijinan akan menjadi lebih mudah,” lanjutnya.

Irianto mengatakan, salah satu wilayah di Kaltara yang memenuhi syarat untuk dikelola badan otorita adalah Pulau Sebatik dan Kecamatan Krayan di Kabupaten Nunukan. ”Kalau pulau-pulau seperti Sebatik dan daerah lain di perbatasan kita perbaiki konsep, kebijakan, serta skema pengelolaannya. Saya optimistis ini akan lebih baik lagi dari Batam,” tuturnya.

Membahas wilayah perbatasan bukan hanya persoalan keamanan dan kesejahteraan saja. Tetapi ini menyangkut persoalan harga diri bangsa. ”Dan kita terkesan memaklumi begitu saja ketika berpuluh-puluh tahun harga diri kita dipermainkan dan kita cenderung pura-pura tidak tahu ketika sepanjang hari harga diri dilecehkan di wilayah perbatasan kita,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Menurutnya pemerintah mempercepat pembangunan di perbatasan dengan alasan untuk meningkatkan wajah perbatasan Indonesia agar jauh lebih baik dari sebelumnya. ”Kenapa ini dipercepat? Karena jujur pembangunan kawasan di perbatasan kita ini sangat terlambat di tengah kita sudah 71 tahun merdeka. Tahun 2017 nanti wajah perbatasan kita harus 1.000% jauh lebih baik dari negara tetangga,” kata Tjahjo.
(poe)
Berita Terkait
Pecahkan Rekor Bentang...
Pecahkan Rekor Bentang Jawa 87 Jam, Ini Rahasia Dzaki
Reformasi Birokrasi...
Reformasi Birokrasi Jadi Fondasi Penguatan Negara, SAKIP dan ZI Dorong Kinerja Berdampak
Sekjen KLHK Sebut Menjadi...
Sekjen KLHK Sebut Menjadi Birokrat Harus Punya Integritas dan Moral
Kemendagri Sebut 232...
Kemendagri Sebut 232 Daerah Telah Usulkan Penyederhanaan Birokrasi
Buntut Mundurnya Dirut...
Buntut Mundurnya Dirut Agrinas, Prabowo Minta Birokrasi Tak Berbelit-Belit
6 Negara yang Dilewati...
6 Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa, Semuanya Eksotis
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
52 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved