Polisi Selidiki Penganiayaan Bocah PAUD Kediri

Senin, 26 September 2016 - 20:05 WIB
Polisi Selidiki Penganiayaan...
Polisi Selidiki Penganiayaan Bocah PAUD Kediri
A A A
KEDIRI - Aparat Kepolisian Kediri menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang menimpa siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

Langkah polisi menyusul beredarnya foto babak belur korban berinisial AI di media sosial. "Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan saksi saksi," ujar Kasatreskrim Polres Kediri AKP Aldy Sulaeman.

Korban yang masih berusia 4 tahun sempat mendapat perawatan di RSUD Gambiran Kediri. Dengan alasan memudahkan penyelidikan polisi meminta pihak keluarga memindahkan korban ke RS Bhayangkara.

Hasil penyelidikan sementara diketahui korban dihajar kakak kelasnya yang duduk di bangku taman kanak kanak. Insiden penganiayaan berlangsung di kamar mandi sekolah saat keduanya diduga berebut hendak kencing.

Pelaku menghajar korban hingga babak belur dan terluka cukup parah di bagian wajah. Peristiwa terjadi Rabu 21 September 2016.

Tidak diketahui siapa yang memotret foto korban dalam kondisi luka parah beredar luas di media sosial. Seputar wajah korban lebam dan bengkak.

Bagian mata bengkak dengan salah satu diduga robek. Di bagian bibir yang robek dan hidung tampak bekas darah yang mengering.

Kain perban tampak membalut kepala diatas kening. Jarum dengan selang infus menancap di sebelah tangan. Raut muka bocah itu tampak menahan sakit. Dalam waktu sekejap peredaran foto menimbulkan reaksi viral.

"Yang pasti kita akan meminta keterangan semua pihak yang mengetahui kejadian ini," jelas Aldy.

Sayangnya, hingga kini pihak keluarga dan sekolah tidak bersedia memberi keterangan apapun. Mereka beralasan publikasi malah akan menarik perhatian masyarakat luas.

Informasi yang berkembang pihak keluarga korban dan pelaku sudah berdamai. Kabarnya keluarga pelaku bersedia menanggung semua biaya pengobatan.

Lestari, salah seorang warga Kediri mengaku melihat foto bocah korban penganiayaan itu setelah mendapat kiriman dari kerabatnya.

Foto itu telah beredar luas di media sosial. "Dan kalau memang ada bukti pelanggaran hukum polisi hendaknya menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
7 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
7 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
8 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
13 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
14 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
16 jam yang lalu
Infografis
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved