Dimas Kanjeng Bunuh Santri karena Takut Gandakan Uang Terbongkar

Jum'at, 23 September 2016 - 03:01 WIB
Dimas Kanjeng Bunuh...
Dimas Kanjeng Bunuh Santri karena Takut Gandakan Uang Terbongkar
A A A
PROBOLINGGO - Kepolisian Daerah Jawa Timur mengindikasikan motif pembunuhan yang dilakukan Dimas Kanjeng terhadap dua santrinya terjadi karena takut kegiatan padepokan yang menyimpang terbongkar. Kegiatan padepokan yang menyimpang adalah aktivitas menggandakan uang.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono mengatakan, usai ditangkap di padepokannya Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Dimas Kanjeng Taat Pribadi dibawa ke Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan penyidik di Ditreskrimum.

Sebelumnya, kata Kabid Humas, Dimas kanjeng Taat Pribadi ditangkap karena diduga terlibat pembunuhan atas dua santrinya di padepokan bernama Abdul Gani warga Semampir, Kecamatan Kraksaan April 2016 serta Ismail warga Situbondo Februari 2015.

“Abdul Gani ditemukan tewas di daerah Wonogiri Jawa Tengah dan Ismail tewas di daerah Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo,” kata Prabowo Argo Yuwono, Kamis (22/9/2016).

Saat ini Dimas Kanjeng Taat Pribadi, lanjut dia, sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Timur sebagai otak pelaku pembunuhan.

Sebelumnya polisi juga telah menangkap dan menahan 10 orang santri Dimas Kanjeng karena kasus pembunuhan tersebut.

“Polisi akan menjerat Dimas Kanjeng Taat Pribadi dengan pasal pembunuhan berencana,” timpal Prabowo Argo Yuwono.

Tersangka merupakan maha guru Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang dikenal mampu melipat gandakan uang.

Di Youtube beredar rekaman video Dimas Kanjeng mampu melipat gandakan uang hingga berjumlah miliaran rupiah yang disebar memenuhi ruangan.
(sms)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
20 menit yang lalu
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
31 menit yang lalu
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
1 jam yang lalu
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
1 jam yang lalu
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
1 jam yang lalu
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
2 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved