Partai Perindo Bina Gapoktan Dorong Petani Produktif

Jum'at, 23 September 2016 - 02:09 WIB
Partai Perindo Bina...
Partai Perindo Bina Gapoktan Dorong Petani Produktif
A A A
CIREBON - Pertanian Indonesia kian menyusut, lahan dan petani semakin berkurang. “Kita harus mampu membangkitkan pertanian Indonesia,” kata Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat berdialog dengan petani di Desa Gagasari Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/29/2016).

HT menuturkan, selama ini petani menghadapi berbagai persoalan. Mulai dari lahan, pupuk, air, hingga persoalan tengkulak.

Sudah banyak permasalahan, petani pun kurang dari sisi kesejahteraan. Akibatnya profesi ini ditinggalkan oleh generasi muda.

“Kesejahteraan petani harus meningkat, agar regenerasi terjadi, Indonesia bisa swasembada pangan lagi,” kata HT. Mengutip data sensus BPS tahun 2013 rata-rata usia petani Indonesia 48 tahun.

Dihadapan ribuan petani HT menuturkan Partai Perindo akan mengatasi berbagai persoalan tersebut dengan membina gabungan kelompok tani (Gapoktan).

“Partai Perindo akan membina Gapoktan, mengatasi masalah pertanian secara berkesinambungan agar petani produktif,” ujarnya.

Dia menuturkan permasalahan pertanian harus diatasi dengan menyeluruh agar petani produktif, memilikin kualitas yang lebih baik dan harga hasil pertanian yang lebih baik. Sehingga kesejahteraan meningkat.

Hary menuturkan selama ini petani banyak bergantung pada tengkulak untuk modal awal mereka bercocok tanam.

Akibatnya hasil panen seringkali dibeli murah. Para petani lanjutnya juga akan diperbaiki pemasarannya agar harga jual yang mereka dapat lebih baik.

Hal tersebut menjawab berbagai persoalan yang disampaikan oleh Wakil dari kelompok tani bawang merah, Kodim. Dia mengungkapkan, selama ini yang membuat petani sulit berkembang adalah terkait minimnya sarana pertanian, persediaan air yang kurang terutama di saat kemarau dan harga pupuk yang tinggi.

“Di saat petani membutuhkan pupuk maka tidak ada. Kami nggak tahu apa itu karena disebabkan oleh permainan distributor atau pihak tertentu atau seperti apa,” jelas Kodim.

Menurutnya, jika tersedia pun harga pupuk yang dijual terkadang jauh melebihi harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan Pemerintah. Dia juga mencermati adanya permainan tengkulak ketika petani memanen bawang merah. “Masyarakat kami disini kurang pengetahuan tentang masalah harga,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua LBH Perindo Ricky K Margono mengungkapkan, Partai Perindo mengetahui permasalahan petani bawang merah di Cirebon setelah terjun langsung ke bawah.

Sesuai dengan arahan dan komitmen Partai Perindo, ke depan pihaknya akan melakukan berbagai tindak lanjut.
“InsyaAllah kita akan jalankan program Partai Perindo di bidang pertanian,” ujarnya. (Elzam Zami)
(sms)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved