Koalisi Pejalan Kaki Nilai Penataan Trotoar di Jakarta Hanya Pencitraan

Rabu, 14 September 2016 - 01:31 WIB
Koalisi Pejalan Kaki...
Koalisi Pejalan Kaki Nilai Penataan Trotoar di Jakarta Hanya Pencitraan
A A A
JAKARTA - Program penataan trotoar di DKI Jakarta dinilai Koalisi Pejalan Kaki di Jakarta hanya sebuah program pencitraan. Karena trotoar yang lebar kenyataannya malah dikuasai Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar.

Koalisi Pejalan Kaki, Ahmad Safrudin mengatakan, program penataan trotoar yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini hanya sekedar program pencitraan. Sebab, penataan trotoar hanya diprioritaskan di fasilitas umum dan tidak menyeluruh.

Padahal, kata dia, sebesar kota Jakarta, tidak mungkin tidak memiliki biaya hanya untuk menata trotoar yang nyaman bagi para pejalan kaki di 7.000 kilometer ruas jalan Jakarta saat ini.

"Penataan trotoar harus menyeluruh. Saya rasa pengerjaannya bisa dilakukan bersamaan. Bukan hanya di fasilitas umum yang ramai. Jadi kalau ada anak sekolah di kampung-kampung tidak lagi menggunakan sepeda motor, cukup berjalan kaki," kata Ahmad Safrudin saat dihubungi, Selasa (13/9/2016).

Selain itu, Ahmad menyayangkan penataan trotoar di Tanah Abang, Jakarta Pusat yang sudah selesai dilakukan. Sebab, trotoar dengan lebar sekitar lima meter itu diokupasi PKL dan parkir kendaraan.

Idealnya, kata Ahmad, trotoar itu harus aman, nyaman bersih dari PKL, parkir kendaraan dan harus ditanami pohon yang ditanam langsung didasar tanah dan tumbuh mekar ke atas, sehingga ketika pejalan melintas, mereka bisa terhindar dari sinar matahari.

Tidak sampai disitu, Ahmad juga meminta Pemprov DKI menghilangkan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) dan menggantinya dengan Zebra Cross. Terkecuali di jalan By Pass. Sementara untuk jalan seperti Thamrin-Sudirman itu tidak perlu ada JPO.

"JPO itu bentuk diskriminasi pejalan kaki. Kendaraan bermotor diberi kebebasan tanpa ada hambatan. Sementara pejalan kaki harus naik ke atas, sulit dikases kalangan lansia dan anak-anak," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Jalan Rusak di Jalur...
Jalan Rusak di Jalur Barru-Soppeng Segera Diperbaiki
Sambut Jakarta Hajatan...
Sambut Jakarta Hajatan ke-495 Tahun, Kanstin Pembatas di Jalan Sukapura Dipugar
Pengendara Keluhkan...
Pengendara Keluhkan Perbaikan Jalan di Luwu Timur Karena Lama Dikerja
DPRD Desak BBPJN Perbaiki...
DPRD Desak BBPJN Perbaiki Jalan Lintas di Sumatera Selatan
Rusak Akibat Hujan,...
Rusak Akibat Hujan, 5 Titik Jalan RE Martadinata Jakut Langsung Diperbaiki
Lakukan Protes, Warga...
Lakukan Protes, Warga Sidrap Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
Berita Terkini
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
31 menit yang lalu
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
2 jam yang lalu
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
2 jam yang lalu
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
2 jam yang lalu
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved