Misteri Hantu Nenek Loyeh di Pangandaran

Jum'at, 09 September 2016 - 05:00 WIB
Misteri Hantu Nenek...
Misteri Hantu Nenek Loyeh di Pangandaran
A A A
HINGGA kini, cerita tentang hantu Nenek Loyeh masih ramai dibicarakan masyarakat Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Seperti apa ceritanya?

Kisah hantu Nenek Loyeh ada dalam Babad Cijulang. Tak cuma itu, ahli supranatural setempat bahkan telah membuktikan 'keberadaan' hantu Nenek Loyeh itu.

Menurut Kepala Dusun Binangun Dani (37), di Desa Kondangjajar terdapat sejumlah cerita misteri tentang hantu nenek-nenek, di antaranya hantu Nenek Loyeh, hantu Nenek Marawe, dan hantu Nenek Raneum.

"Masing-masing hantu itu memiliki daerah kekuasaan tersendiri dan jalur aktivitas rutin," kata Dani.

Menurut Dani, selain jalur aktivitas masing-masing hantu itu, ada jalur utama bernama Gang Siluman. Jalur tersebut merupakan jalan utama untuk menuju ke daerah Gunung Amparan. Daerah Gunung Amparan, tepatnya di Bandar Udara Nusawiru konon merupakan tempat para hantu melakukan pertemuan.

Masyarakat yang secara turun temurun mendengar cerita tentang aktivitas para hantu itu pun mempunyai cara untuk menghindari 'gangguan' para hantu itu. Mereka membangun rumahnya dengan cara memberi jeda antara bangunan tembok yang satu dengan bangunan tembok lainnya.

"Salah satu contoh rumah warga di Gang Siluman, mereka membangun rumah dengan cara memberi jeda bangunan. Karena, kalau tidak diberi jeda akan terjadi kejadian di luar dugaan, seperti sakit hingga meninggal dunia secara tidak wajar," pungkas Dani.

Salah satu masyarakat setempat, Umar, mengatakan, pada tahun 1980 ada salah satu warga yang membangun rumah yang menghalangi jalur aktivitas hantu Nenek Loyeh. Setelah bangunan selesai, setiap malam selalu terdengar suara tangisan nenek-nenek yang diyakini sebagai Nenek Loyeh.

"Akhirnya bangunan tersebut diberi jeda sebagai jalan jalur hantu tersebut dan akhirnya tidak lagi terulang kejadian suara tangisan nenek-nenek seperti yang sering dialami sebelumnya," kata Umar.

Misteri Hantu Nenek Loyeh di Pangandaran


Erik, salah satu warga setempat mengatakan, hantu Nenek Loyeh diyakini masyarakat senang bermain dengan bayi. Bahkan, hantu Nenek Loyeh sering menggantikan popok bayi yang baru saja buang kotoran atau kencing.

"Saya pernah mengalami keanehan. Waktu anak saya berusia delapan bulan, sekitar pukul 23.00 popoknya sudah diganti dengan popok baru dan popok yang dikencingi sudah berada di bawah kasur," cerita Erik.

Ketika menceritakan hal itu kepada tetangganya, Erik mengatakan masyarakat di situ menduga yang menggantikan popok bayinya adalah hantu Nenek Loyeh.

"Bayi itu kan bisa melihat hal yang terkadang tidak bisa terlihat oleh orang dewasa. Kalau bayi nangis terus bisa saja bayinya sedang tidak mau bermain dengan Nenek Loyeh."

Nah, jika bayi menangis terus menerus secara tidak wajar, biasanya masyarakat di sana berujar,"Nenek Loyeh, tolong jangan ganggu anak kami, kalau mau bermain silakan saja tapi jangan sampai anak kami menangis."

Dan, biasanya setelah ada yang mengatakan hal tersebut di atas, bayi yang tadinya menangis langsung terdiam alias tidak rewel lagi.
(zik)
Berita Terkait
Senjata Pemusnah Massal...
Senjata Pemusnah Massal yang Menginspirasi Persaingan Misi Antariksa
Prasasti Gondang, Situs...
Prasasti Gondang, Situs Peninggalan Kerajaan Singosari yang Usang
Gua Napalicin, Legenda...
Gua Napalicin, Legenda Si Pahit Lidah yang Kesal dan Bergumam
Kisah Pemberontakan...
Kisah Pemberontakan Rakyat Jambi terhadap Penjajah Belanda
Kisah Kampung Adat Seribu...
Kisah Kampung Adat Seribu Gonjong, Pernah Ditinggali Syafruddin Prawiranegara
Kisah Pohon Cengkeh...
Kisah Pohon Cengkeh Tertua di Dunia yang Selamat dari Pemusnahan Belanda
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
1 jam yang lalu
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
3 jam yang lalu
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
3 jam yang lalu
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
11 jam yang lalu
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
13 jam yang lalu
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
15 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved