Bangun Tenda, Warga Rawajati Bertahan di Lokasi Gusuran

Jum'at, 02 September 2016 - 10:24 WIB
Bangun Tenda, Warga...
Bangun Tenda, Warga Rawajati Bertahan di Lokasi Gusuran
A A A
JAKARTA - Warga Rawajati Barat, Pancoran, Jakarta Selatan masih tampak bertahan di lokasi bekas gusuran rumah mereka. Bahkan, warga gusuran itu membangun tenda sebagai tempat berteduh di pinggir-pinggir tembok Kalibata City.

Hal itu dilakukan lantaran warga Rawajati masih bingung. Karena, kini mereka tidak punya tempat tinggal. Maka itu, mereka membangun tenda seadanya sebagai tempat berteduh.

Jika pindah ke Rusunawa Marunda, mereka mengaku masih kebingungan lantaran tak tahu bagaimana cara mengurus rusun tersebut. Selain itu, rusunawa itu dinilai terlalu jauh dari wilayah Rawajati tempat mereka mencari napkah puluhan tahun.

Begitu pula dengan pendidikan anak-anak mereka yang tentu akan kesulitan jika harus dipindah ke Jakarta Utara. Salah satu warga, Baharrudin mengatakan, tetap akan bertahan di bekas lokasi gusuran dengan cara mendirikan tenda bersama warga lainnya demi memperjuangkan haknya sebagai warga untuk mendapatkan tempat yang layak bagi keluarganya itu.

"Kami dari kemarin sore sudah mendirikan tenda di sini. Karena kami tidak mau pindah ke Rusunawa Marunda yang begitu jauh lokasinya, pinggiran laut. Di sana mau usaha apa?" tanya Baharrudin saat berbincang di lokasi, Jumat (2/9/216).

Dia menerangkan, Pemkot Jaksel terus menelantarkan warga sebagai masyarakat Jakarta. Mereka menganggap semua jajaran Pemkot Jaksel sebagai orang yang tak berperikemanusiaan lantaran tekal melakukan penggusuran yang semena-mena.

"Buat apa ada pemerintah jika rakyatnya sengsara? Buat apa ada kebijakan kalau cuma untuk menindak rakyat saja. Tempat yang kami tinggal puluhan tahun digusur, sedang Kalibata City tak digusur," keluhnya.

Berdasarkan pantauan, puluhan warga tampak mendirikan tenda di trotoar pinggiran pagar Kalibata City, meski angin semalam berhembus dingin, warga tetap milih bertahan di lokasi bekas gusuran. Perabotan rumah warga pun masih tampak berjejeran di pinggiran trotoar tersebut.
(mhd)
Berita Terkait
Tangis Warga Warnai...
Tangis Warga Warnai Pembongkaran Rumah oleh PT KAI di Bandung
Ganggu Mobilitas ke...
Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Soal Penggusuran Rumah,...
Soal Penggusuran Rumah, Wanda Hamidah Diminta Tidak Bikin Fitnah
Ini Kata Sentul City...
Ini Kata Sentul City Soal Penggusuran Rumah Rocky Gerung
Tangis Ibu Rumah Tangga...
Tangis Ibu Rumah Tangga Pecah Terkena Teror Penggusuran Lahan dan Rumah di Medan
Isak Tangis Warnai Penggusuran...
Isak Tangis Warnai Penggusuran Rumah Warga Imbas Proyek Japek 2
Berita Terkini
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
18 menit yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
24 menit yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
41 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
48 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
1 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved