Sakit Diabetes, Nenek Sebatangkara Tewas Dalam Rumah

Selasa, 23 Agustus 2016 - 10:35 WIB
Sakit Diabetes, Nenek...
Sakit Diabetes, Nenek Sebatangkara Tewas Dalam Rumah
A A A
GARUT - Seorang wanita renta ditemukan tewas di rumahnya, Kampung Andir RT02/01, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Peristiwa penemuan jasad dalam rumah itu menggemparkan warga Kampung Andir.

Kasubag Humas Polres Garut AKP Ridwan Tampubolon menjelaskan, korban bernama Earat binti (alm) Samsu (68) itu ditemukan tak bernyawa oleh Heriyanto, kerabatnya sendiri yang tinggal tak jauh dari rumah nenek tersebut, pada Senin 22 Agustus 2016 petang.

"Kerabat yang bernama Heriyanto ini mengaku sudah lama tak bertemu, makanya mencoba datang ke rumah korban pada Senin petang sekitar pukul 19.00 WIB. Ia curiga melihat rumah korban dalam keadaan gelap dan terkunci dari dalam," kata Ridwan, Selasa (23/8/2016).

Kecurigaan Heriyanto, tambah Ridwan, makin menguat setelah mencoba menanyakan kepada tetangga perihal aktivitas korban. Ia pun mendobrak pintu rumah yang sehari-hari menjadi tempat tinggal nenek sebatang kara ini.

"Heriyanto kaget mendapati Earat sudah tak bernyawa di dalam rumah. Ia kemudian melaporkan apa yang dilihatnya kepada warga, tak lama kemudian ke aparat kepolisian terdekat," ujarnya.

Sejumlah anggota polisi pun datang dan melakukan olah TKP di rumah korban. Menurut Ridwan, pihaknya tak menemukan sejumlah benda mencurigakan di dalam rumah.

"Dilihat dari kondisinya, jenazahnya belum membusuk, tidak ada benda yang menjadi penyebab kematian korban, termasuk benda yang digunakan bunuh diri tidak ada. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ada luka akibat penganiayaan," ucapnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban ini memiliki riwayat penyakit menahun. Kemungkinan besar korban meninggal akibat penyakitnya. "Dari informasi, korban punya riwayat sakit diabetes," imbuh Ridwan.

Polres Garut, lanjutnya, sempat mencoba untuk mengautopsi jasad korban. Langkah tersebut diambil untuk memastikan penyebab kematiannya. "Tapi keluarga menolak autopsi, dengan alasan mereka sudah menerima kematian korban," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Polisi Bongkar Lokasi...
Polisi Bongkar Lokasi Penemuan Empat Kerangka Bayi di Banyumas
Mayat Mrs X di Bojong...
Mayat Mrs X di Bojong Gede Bikin Geger, Ini Ciri-cirinya
Mayat Wanita Ditemukan...
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kolong Fly Over Tanah Abang
Disangka Boneka, Didekati...
Disangka Boneka, Didekati Ternyata Mayat Pria Mengambang di Jakbar
Geger! Warga Lampung...
Geger! Warga Lampung Utara Temukan Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kosong
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
23 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
30 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
47 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved