Ini 22 Bupati Inovatif 2016

Kamis, 11 Agustus 2016 - 23:10 WIB
Ini 22 Bupati Inovatif 2016
Ini 22 Bupati Inovatif 2016
A A A
BANDUNG - KORAN SINDO kembali memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang sukses melakukan inovasi. Dari 35 kepala daerah yang meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2016 ini, sebanyak 22 di antaranya adalah bupati. Siapa saja mereka?

1. BUPATI PASURUAN HM Irsyad Yusuf SE MMA (Kategori: Ekonomi Kreatif)
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf melahirkan Program Pusat Strategi dan Layanan Ekonomi Maslahat atau Satrya Emas. Satrya Emas adalah program inovasi untuk mendorong industri kecil dan menengah agar mampu bersaing menghadapi pasar regional, nasional, dan internasional.

2. BUPATI KARAWANG dr Cellica Nurrachadiana (Kategori: Ketenagakerjaan)
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) No 8/2016 yang mewajibkan perusahaan harus menyerap 60% karyawannya dari warga lokal. Saat ini sebanyak 2.504 warga Karawang terserap di 30 perusahaan.

3. BUPATI BATUBARA OK Arya Zulkarnain SH MM (Kategori: Perlindungan Sosial)
Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain telah menerbitkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati terkait perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. Saat ini di Kabupaten Batubara telah terbentuk unit reaksi cepat pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan.

4. BUPATI GRESIK Dr Ir H Sambari Halim Radianto ST MSi (Kategori: Investasi dan Industrialisasi)
Kebijakan berupa jaminan kemudahan investasi membuat Gresik menjadi daerah seksi di mata investor lokal maupun internasional. Salah satu hasil yang terlihat saat ini adalah dibangunnya kawasan industri Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE).

5. BUPATI PURWAKARTA H Dedi Mulyadi SH (Kategori: Pelayanan Kesehatan)
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi berinovasi menyiapkan dokter panggilan atau dokter online untuk warganya. Dokter online disiagakan 24 jam sehingga pasien tidak perlu mengantre di Puskesmas. Masyarakat Purwakarta pun bisa mengakses dokter online lewat smartphone berbasis Android.

6. BUPATI MUSI RAWAS Ir H Hendra Gunawan SH MM (Kategori: Pelayanan Kesehatan)
Hendra Gunawan, bupati Musi Rawas, meluncurkan program Musi Rawas Sempurna Sehat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembentukan kampung KB menjadi perhatian dengan pelayanan jemput bola di setiap awal bulan

7. BUPATI BANDUNG H Dadang M Naser SH SIp MIpol (Kategori: Pembangunan Ekonomi)

Dadang melalui Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BKP3) mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan melalui Konsep Rumah Pangan Lestari (KRPL). Hal ini merupakan solusi mengatasi persoalan alih fungsi lahan dan melonjaknya harga kebutuhan pokok rumah tangga.

8. BUPATI TAPANULI SELATAN H Syahrul M Pasaribu SH (Kategori: Pembangunan Infrastruktur)
Sosok bupati ini dikenal dengan kegiatan Marudan Marlasniari (Marmar Style) atau turun ke desa-desa menghabiskan waktu dua hingga tiga hari mengobservasi infrastruktur jalan. Hasilnya, pada 2015, kondisi jalan dalam keadaan baik meningkat 48,87%.

9. BUPATI BATANG H Yoyok Riyo Sudibyo (Kategori: Transparansi Pengelolaan Anggaran)
Bupati Batang mampu menggandeng sejumlah elemen masyarakat untuk membantunya dalam mengawasi pemerintahan. Inovasi dilakukan dengan membentuk tim peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintah Kabupaten Batang.

10. BUPATI BANYUWANGI Abdullah Azwar Anas SPd, SS, MSi (Kategori: Pengembangan Ekonomi Pariwisata)

Konsep triangle diamonds atau segitiga berlian dikenal sebagai branding wisata Banyuwangi kepada publik. Berbagai event nasional hingga internasional mendapat respons luar biasa.

11. BUPATI BONE Dr H A Fahsar M Padjalangi MSi (Kategori: Ekonomi Pertanian)
Sebanyak 80% penduduk Kabupaten Bone adalah petani dan luas areal tanam 110.760 hektare. Di bawah kepemimpinan Bupati Andi Fahsar M Padjalangi, Kabupaten Bone melakukan inovasi dengan mengubah pola pikir petani dari hambur langsung ke tanam pindah. Hasilnya, pada 2015 lalu, produksi padi di Kabupaten Bone mencapai 983.000 ton dengan produktivitas hingga 5,8 ton per hektare. Tahun ini ditargetkan hasilnya 10 ton per hektare.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1625 seconds (11.252#12.26)