7 Parpol Lawan Ahok Akan Bertemu Siang Ini
Senin, 08 Agustus 2016 - 10:22 WIB
7 Parpol Lawan Ahok Akan Bertemu Siang Ini
A
A
A
JAKARTA - Tujuh Partai Politik (Parpol) yaitu PDI Perjuangan, Gerindra, PKS, Demokrat, PPP, PKB, dan PAN wilayah DKI Jakarta akan bertemu untuk menghadapi Pilgub DKI 2017 siang ini.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan pertemuan partai-partai merupakan inisiator dari PDI Perjuangan."Dulu kan beberapa partai sudah ke PDI Perjuangan, nah yang terakhir kan PAN DKI. Sebetulnya jadwalnya hari ini PDIP ke kantor DPW PAN DKI. Daripada satu-satu mending semuanya saja diajak bertemu, nah yang cari tempat yaitu PAN DKI," jelas Gembong saat dihubungi, Senin (8/8/2016).
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menyebut jika pertemuan ini sendiri hanya untuk bersilaturahmi menjelang Pilgub DKI. Pada pertemuan ini tiga parpol tidak diundang yaitu Nasdem, Hanura, dan Golkar.
"Tiga partai itu kan akad nikah, masak udah nikah kita ajak pacaran kan enggak mungkin," jelasnya. Gembong tak menampik bisa saja muncul koalisi besar. Namun koalisi parpol yang memutuskan adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Politik masing-masing.
"Bisa saja, merajut, meramu, merancang bagaimana koalisi besar bisa saja seperti itu. Tapi kembali lagi untuk koalisi dengan siapa yang putuskan adalah DPP," tutupnya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan pertemuan partai-partai merupakan inisiator dari PDI Perjuangan."Dulu kan beberapa partai sudah ke PDI Perjuangan, nah yang terakhir kan PAN DKI. Sebetulnya jadwalnya hari ini PDIP ke kantor DPW PAN DKI. Daripada satu-satu mending semuanya saja diajak bertemu, nah yang cari tempat yaitu PAN DKI," jelas Gembong saat dihubungi, Senin (8/8/2016).
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menyebut jika pertemuan ini sendiri hanya untuk bersilaturahmi menjelang Pilgub DKI. Pada pertemuan ini tiga parpol tidak diundang yaitu Nasdem, Hanura, dan Golkar.
"Tiga partai itu kan akad nikah, masak udah nikah kita ajak pacaran kan enggak mungkin," jelasnya. Gembong tak menampik bisa saja muncul koalisi besar. Namun koalisi parpol yang memutuskan adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Politik masing-masing.
"Bisa saja, merajut, meramu, merancang bagaimana koalisi besar bisa saja seperti itu. Tapi kembali lagi untuk koalisi dengan siapa yang putuskan adalah DPP," tutupnya.
(whb)