Anak Kami Dituduh Maling, Lalu Dikeroyok sampai Mati

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 15:53 WIB
Anak Kami Dituduh Maling,...
Anak Kami Dituduh Maling, Lalu Dikeroyok sampai Mati
A A A
DEMAK - Busri (55) dan istrinya Rihanah (46), hari ini mendatangi Kantor Lembaga Bantuan Hukum (BLH) Demak Raya, di Jalan Bogorame, RT1/1, Kelurahan Mangunjiwan, Demak, dengan wajah lesu.

Pasutri ini didampingi sejumlah anggota keluarganya untuk mengadu terkait kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan anaknya yang bernana Abdullah Adib (23).

Rihanah yang berulangkali mengusap air matanya menceritakan, kejadian bermula ketia Adib pergi ke Pondok Pesantren Al Furqon, di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, untuk menghadiri khataman adiknya Nur Izzah Maulaya, pada 29 Mei 2016.

Usai acara hataman, anaknya masuk salah satu rumah toko, dan mengambil makanan. Nahasnya, tanpa diduga anak pemilik rumah meneriaki Adib maling. Warga yang berada di dekat lokasi langsung bertindak anarkis, dan mengeroyok korban hingga tewas.

"Kalau biasa ada acara hataman di pesantren, warga di sekitar menyediakan makan bagi santri atau tamu. Nah, anak saya makan di rumah warga, malah dituduh dan dikeroyok sampai mati," katanya, Jumat (5/8/2016).

Menurutnya, Adib merupakan anak penurut, dan hidup di lingkungan sekolah yang berbau santri. Sejak lulus dari SMK Pontren Darussalam, korban bekerja menjaga ternak ayam milik pamannya, di Sarang Rembang.

"Setelah mendapat kabar anak saya meninggal, kami langsung membawa jenazahnya pulang dan dimakamkan. Tapi sampai saat ini saya masih teringat terus, dia anak baik," papar dia.

Busri menambahkan, sejak kejadian itu dirinya langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Mranggen. Namun, hingga sekarang belum ada kejelasan. "Kami datang ke LBH ini untuk memberi kuasa supaya kasus ini dapat berlanjut," terangnya.

Menyikapi laporan itu, Direktur LBH Demak Raya Misbahul Munir mengatakan, pihaknya akan mendampingi keluarga korban dalam upaya pencarian keadilan. Sebab, dari hasil investigasi, korban tidak memiliki catatan kriminal.

"Langkah pertama kami akan klarifikasi ke polisi, terkait sampai mana kasus ini ditangani. Karena pihak keluarga belum menerima surat tanda penerimaan laporan," tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
29 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved