4 Parpol Ini Sepakat Lawan Ahok di Jakarta
Kamis, 04 Agustus 2016 - 03:49 WIB
4 Parpol Ini Sepakat Lawan Ahok di Jakarta
A
A
A
JAKARTA - DPD Gerindra DKI Jakarta menyatakan tiga partai politik telah menyatakan sepakat melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengungkapkan, di tingkat nasional PKS, PAN dan PKB telah mencapai satu kesepakatan mengusung bakal cagub Sandiaga Uno untuk melawan Ahok. "PDI Perjuangan saya yakin juga sepakat. Selasa pekan depan kami akan bertemu. Partai Demokrat menunggu keputusan SBY," ungkap Taufik kepada wartawan, Rabu, 3 Agustus 2016 kemarin.
Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbyallah Ilyas mengakui kesepakatan tersebut juga terjalin dengan DPD PDIP. Menurut Hasbyallah komunikasi dengan PDIP terkait Pilgub DKI 2017 berjalan lancar dan cukup mulus. Terpenting ada kesamaan antara keduanya.
Kendati demikian, lanjut Hasby, syarat arif dan bijaksana, tidak sepenuhnya menepikan sosok Ahok. Namun sejauh ini, Ahok dianggap belum sukses mengelola anggaran yang diambil dari warga Jakarta.
"Kita lihat kerjanya sampai September ini bagus apa enggka. Buktinya penyerapan kurang memuaskan. Pendapatan pajak belum sesuai," ujarnya.
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menuturkan, hingga saat ini belum menentukan arah politik dan masih melakukan komunikasi dengan partai lain untuk mengusung cagub.
Menurut Arsul, ada beberapa nama yang masuk radar PPP, di antaranya Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, dan Taufiequrachman Ruki.
Dari nama-nama tersebut, kata dia, nama Sandiaga Salahudin Uno yang kemungkinan besar bakal diusung partai berlambang Kakbah ini.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengungkapkan, di tingkat nasional PKS, PAN dan PKB telah mencapai satu kesepakatan mengusung bakal cagub Sandiaga Uno untuk melawan Ahok. "PDI Perjuangan saya yakin juga sepakat. Selasa pekan depan kami akan bertemu. Partai Demokrat menunggu keputusan SBY," ungkap Taufik kepada wartawan, Rabu, 3 Agustus 2016 kemarin.
Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbyallah Ilyas mengakui kesepakatan tersebut juga terjalin dengan DPD PDIP. Menurut Hasbyallah komunikasi dengan PDIP terkait Pilgub DKI 2017 berjalan lancar dan cukup mulus. Terpenting ada kesamaan antara keduanya.
Kendati demikian, lanjut Hasby, syarat arif dan bijaksana, tidak sepenuhnya menepikan sosok Ahok. Namun sejauh ini, Ahok dianggap belum sukses mengelola anggaran yang diambil dari warga Jakarta.
"Kita lihat kerjanya sampai September ini bagus apa enggka. Buktinya penyerapan kurang memuaskan. Pendapatan pajak belum sesuai," ujarnya.
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menuturkan, hingga saat ini belum menentukan arah politik dan masih melakukan komunikasi dengan partai lain untuk mengusung cagub.
Menurut Arsul, ada beberapa nama yang masuk radar PPP, di antaranya Tri Rismaharini, Sandiaga Uno, Yusril Ihza Mahendra, dan Taufiequrachman Ruki.
Dari nama-nama tersebut, kata dia, nama Sandiaga Salahudin Uno yang kemungkinan besar bakal diusung partai berlambang Kakbah ini.
(whb)