Meraup Rupiah dari Jangkrik

Minggu, 24 Juli 2016 - 16:33 WIB
Meraup Rupiah dari Jangkrik
Meraup Rupiah dari Jangkrik
A A A
ACEH TAMIANG - Jangkrik, serangga bersayap ganda yang kerap mengeluarkan bunyik 'krik, krik', membawa berkah tersendiri bagi Sahrul, warga Desa Salahaji, Kecamatan Sei Liput, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Berkat usaha ternak jangkrik, mantan sekuriti ini bisa meraup rupiah.

Menurut Sahrul (50), modal awal yang dibutuhkan hanya sekitar Rp1 juta. Uang sebesar itu lalu dibuat untuk membuat kotak dari tripleks, membeli bibit jangkrik sebanyak empat kilogram dan makanan jangkrik, dan membuat kandang sederhana tempat kotak-kotak dari tripleks diletakkan, agar terhindar dari terpaan angin atau hujan.

Bibit jangkrik terdiri atas jangkrik jantan dan betina, dibeli sebanyak empat kilogram, dimasukkan dalam kotak tripleks yang di dalamnya telah disusun bekas tatakan telur ayam.

Dengan rutin, jangkrik diberi makan berupa pur ayam atau makanan untuk anak ayam, ubi atau singkong, dan rumput-rumputan.

Setelah 40 hari, jangkrik betina akan bertelur di tatakan berpasir yang telah disediakan di dalam kotak tripleks tersebut. Sekali bertelur, satu ekor jangkrik betina bisa mengeluarkan ratusan butir telur.

Selama hidupnya, setiap hari seekor jangkrik betina tetap akan bertelur. Jadi, setiap hari telur bisa diambil dibesarkan, dan dikembangbiakkan lagi.

Pasir yang berisi telur kemudian diayak. Lalu, telur-telur tersebut dipindahkan ke dalam kotak tripleks yang masih kosong dan dalam waktu sepuluh hari telur akan menetas menghasilkan anak-anak jangkrik.

Meraup Rupiah dari Jangkrik


Sekitar dua bulan kemudian, jangkrik sudah bisa dipanen. Tentu saja, hanya sebagian yang dipanen, sementara sebagian dipelihara lagi sebagai induk, begitu seterusnya.

Jangkrik dewasa diambil dan dijual dengan harga sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram. Dalam sehari, Sahrul yang pernah menjadi sekuriti bisa memanen rata-rata enam kilogram jangkrik. Lalu, panen selanjutnya bisa dilakukan keesokan harinya.

Jadi, dari awal bibit dibeli untuk panen bisa dilakukan setelah empat bulan kemudian. Dan, sejak itu panen bisa diperoleh setiap hari.

Meraup Rupiah dari Jangkrik


Jika dalam sekali panen bisa menghasilkan enam kilogram jangkrik, berarti Sahrul yang memiliki lima anak bisa mendapatkan 6xRp50 ribu per kilogramnya yaitu Rp300 ribu per hari.

Saat ini, pesanan jangkrik mulai berdatangan. Namun, Sahrul belum mampu memenuhi permintaan pasar. Para pembeli rata-rata memanfaatkan jangkrik sebagai makanan burung dan ikan.

Anda berminat memulai usaha seperti Sahrul?
(zik)
Berita Terkait
Giat Cetak Wirausaha...
Giat Cetak Wirausaha Baru, Sandiaga Uno Jadi Inspirasi Anak Muda
Diplomat Success Challenge...
Diplomat Success Challenge Gandeng Generasi Muda Kreatif
Mengambil Inspirasi...
Mengambil Inspirasi dari Jelajah Perjalanan Sandiaga Uno: Kegagalan Juga Layak Dicatat
Cerita Inspiratif Albis...
Cerita Inspiratif Albis Group Bertahan Hadapi Ketatnya Persaingan Industri Fashion
Dukung UMKM Ekspor,...
Dukung UMKM Ekspor, Sampoerna Bawa Wirausaha Gorontalo ke Trade Expo Indonesia 2023
Pentingnya Mendorong...
Pentingnya Mendorong Jiwa Wirausaha demi Keberlanjutan Hidup
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
39 menit yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
7 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
7 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
7 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
7 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved