PT GTJ Sebut DKI Belum Siap Kelola TPST Bantar Gebang

Rabu, 20 Juli 2016 - 17:39 WIB
PT GTJ Sebut DKI Belum...
PT GTJ Sebut DKI Belum Siap Kelola TPST Bantar Gebang
A A A
JAKARTA - PT Godang Tua Jaya (GTJ) pengelola TPST Bantar Gebang yang kontraknya diputus menyebut Pemprov DKI tak memiliki kesiapan untuk mengambil alih pengelolaan sampah di lokasi tersebut. Selain itu, PT GTJ juga menagih janji Pemprov DKI untuk segera merekrut ratusan karyawannya.

Direktur PT GTJ Douglas Manurung mengatakan, pihaknya akan membicarakan peralihan TPST Bantar Gebang dari PT GTJ ke Dinas Kebersihan DKI Jakarta, itu pun menunggu koordinasi dengan Pemprov DKI dahulu. Pasalnya, selama ini Pemprov DKI hampir tak pernah berkoordinasi dengan pihaknya.

Termasuk dalam pemberian SP dan surat pemutusan kontrak itu. Alhasil, pada Rabu (20/7/2016) ini, tak ada kegiatan pengolahan sampah apapun di TPST Bantar Gebang. Akibatnya, sampah pun menumpuk di tempat tersebut.

"Seharusnya kalau mengeluarkan surat pengakhiran, koordinasi dahulu supaya jangan sampai ada kekosongan pengelolaan di sana. Surat dikeluarkan tapi DKI belum siap di lapangan, baik SDM-nya, peralatannya, dan juga koordinasi-koordinasi di lapangan lah," ujar Douglas saat dikonfirmasi, Rabu (20/7/2016).

Meski begitu, kata Douglas, pihaknya menuruti saja kemauan Pemprov DKI. Hanya saja yang perlu diketahui dan dicatat, saat ini kondisi sampah di TPST Bantar Gebang cukup menumpuk. Dinsih DKI pun diminta jangan berlaru-larut membuat kekosongan kegiatan pengolahan sampah.

Sebab, setiap harinya sampah akan semakin menumpuk, apalagi jika tak ada pengolahan. "Ini kan sampah Ibu Kota negara, jangan sampai kayak gini (tak ada kegiatan pengolahan). Kalau sekarang tidak ada kegiatan sementara per hari itu sudah 7.000 ton per hari, ya bayangkan saja seperti apa nantinya," tuturnya.

Douglas meminta DKI segera melakukan kegiatan pengolahan, kalau mau mengambil alih segera saja. "Termasuk janjinya untuk memakai karyawan kami yang ratusan itu. Janjinya kan akan merekrut seluruh karyawan di sana, yaitu menyangkut perut, anak, istri, ya segera itu harus dilakukan," tutupnya.
(whb)
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
20 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved