Dampak Bom Bunuh Diri di Solo, Polda Sulsel Siaga 1

Selasa, 05 Juli 2016 - 19:27 WIB
Dampak Bom Bunuh Diri...
Dampak Bom Bunuh Diri di Solo, Polda Sulsel Siaga 1
A A A
MAKASSAR - Akibat kejadian bom bunuh diri di halaman Mapolresta Solo, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) memperketat penjagaan dan menetapkan status Siaga 1 per hari ini.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, sesuai perintah Wakapolri, seluruh personel di jajaran Polda Sulsel harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, melalukan pengecekan ke seluruh mako, mulai dari Pospol, Polsek, Polres, dan Polda

"Melaporkan setiap kejadian menonjol kepada Kapolri/Wakapolri pada kesempatan pertama," jelasnya, Selasa (5/7/2016).

Barung menambahkan, terkait hal itu, disampaikan kepada para pejabat utama di Polda Sulsel, Kasatker dan Kapolres jajaran Polda Sulsel atas atensi dan perintah Kapolda dan Wakapolda untuk menempatkan personel Sabhara dan Brimob bersenjata untuk menjaga setiap pintu masuk atau gerbang markas komando (mako).

Petugas jaga juga diwajibkan melakukan pemeriksaan dengan menggunakan mirror detector dan peralatan sejenis pada setiap orang dan kendaraan yang akan masuk ke dalam mako.

"Ingatkan anggota yang bertugas pada pos pengamanan dan pos pelayanan untuk selalu waspada. Lakukan body system terhadap anggota yang melaksanakan tugas patroli dan pengamanan di lokasi rawan," paparnya.

Hal lain yang wajib dilakukan adalah pendeteksian dini terhadap kelompok yang diduga terkait jaringan terorisme guna melakukan langkah antisipasi, serta melakukan koordinasi dengan Densus 88 yang ada di wilayah Sulsel.

Seluruh Kepala Satuan (Kasat) juga tidak diperkenankan meninggalkan wilayah selama pelaksanaan Operasi Ramadhan, kecuali seizin Kapolda.

"Terhitung mulai hari ini tanggal 5 Juli 2016, status Polda Sulsel dan jajaran adalah Siaga 1," tegasnya.
(zik)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Warga Digegerkan Penemuan...
Warga Digegerkan Penemuan Tas Diduga Berisi Bom dalam Masjid
Lima Bom Surat Dikirim...
Lima Bom Surat Dikirim ke Sejumlah Target di Spanyol, Termasuk Perdana Menteri
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
14 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
Infografis
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah...
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah? Cek di Sini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved