1.000 Personel Gabungan Jaga 22 Titik Kemacetan di Tangerang
Kamis, 30 Juni 2016 - 17:49 WIB
1.000 Personel Gabungan Jaga 22 Titik Kemacetan di Tangerang
A
A
A
TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengumumkan ada puluhan titik rawan kemacetan di Jalan Raya Serang dari Belitung hingga Jayanti yang merupakan jalur mudik. Sedikitnya ada 22 titik rawan kemacetan dari Jakarta menuju merak.
"Dari Jakarta menuju ke Merak harus waspada di titik rawan tersebut, karena ada pasar tumpah, pertigaan jalan dan pusat industri," kata Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Tangerang Nono Sudarno di Tangerang, Kamis (30/6/2016).
Nono menjelaskan, kemacetan mulai terjadi di Bitung atau kawasan Manis, Curug. Antrean kendaraan juga tersendat di lampu merah Curug yang juga perempatan jalan. "Di titik ini kemacetan belum teratasi," katanya.
Kemudian, sambung Nono, di wilayah Curug, pengendara kembali dihadapkan pada titik rawan macet di depan pabrik Torabika. Kemacetan juga diperkirakan terus terjadi di sejumlah titik Cikupa, Balaraja hingga Jayanti, perbatasan Serang. "Macetnya hanya berkurang sedikit," katanya.
Dia mengaku, jalan nasional sepanjang 30 kilometer itu memang di beberapa titik ada penyempitan jalan, seperti pertigaan Cibadak, Kawidaran, dan Pasar Gembong. "Untuk di pertigaan Cibadak dan Pasar Gembong telah dilakukan pelebaran, jadi kemacetan di titik ini sudah mulai teratasi," katanya.
Untuk mengantisipasi masalah lalu lintas saat arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang mengerahkan 180 personel yang ditempatkan di titik rawan macet itu. "Kami juga membentuk tujuh posko di jalur mudik ini," kata Nono.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang AKBP Asep Edi mengatakan, sebanyak 1.000 personel gabungan juga akan membantu mengamankan arus mudik di Kabupaten Tangerang. "400 personel polisi dan ditambah petugas gabungan dari berbagai instansi," kata Asep.
"Dari Jakarta menuju ke Merak harus waspada di titik rawan tersebut, karena ada pasar tumpah, pertigaan jalan dan pusat industri," kata Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Tangerang Nono Sudarno di Tangerang, Kamis (30/6/2016).
Nono menjelaskan, kemacetan mulai terjadi di Bitung atau kawasan Manis, Curug. Antrean kendaraan juga tersendat di lampu merah Curug yang juga perempatan jalan. "Di titik ini kemacetan belum teratasi," katanya.
Kemudian, sambung Nono, di wilayah Curug, pengendara kembali dihadapkan pada titik rawan macet di depan pabrik Torabika. Kemacetan juga diperkirakan terus terjadi di sejumlah titik Cikupa, Balaraja hingga Jayanti, perbatasan Serang. "Macetnya hanya berkurang sedikit," katanya.
Dia mengaku, jalan nasional sepanjang 30 kilometer itu memang di beberapa titik ada penyempitan jalan, seperti pertigaan Cibadak, Kawidaran, dan Pasar Gembong. "Untuk di pertigaan Cibadak dan Pasar Gembong telah dilakukan pelebaran, jadi kemacetan di titik ini sudah mulai teratasi," katanya.
Untuk mengantisipasi masalah lalu lintas saat arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang mengerahkan 180 personel yang ditempatkan di titik rawan macet itu. "Kami juga membentuk tujuh posko di jalur mudik ini," kata Nono.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang AKBP Asep Edi mengatakan, sebanyak 1.000 personel gabungan juga akan membantu mengamankan arus mudik di Kabupaten Tangerang. "400 personel polisi dan ditambah petugas gabungan dari berbagai instansi," kata Asep.
(mhd)