Dianiaya Cucu, Nenek Hamdan Masih Alami Gangguan Psikis

Rabu, 29 Juni 2016 - 05:26 WIB
Dianiaya Cucu, Nenek...
Dianiaya Cucu, Nenek Hamdan Masih Alami Gangguan Psikis
A A A
JAKARTA - Kondisi Nenek Hamdan yang dianiaya cucu kandungnya sendiri terus mengalami pemulihan. Kini nenek renta itu sudah dibawa ke Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia (PSTW BM) 4, Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua PSTW BM 4, R Yanti Affianti. Kata dia, walaupun kondisi fisiknya terus membaik, tapi kondisi psikisnya masih belum stabil.

"Secara umum bisa kita lihat lebih tenang dan fresh. Hanya kondisi emosional masih labil. Berubah-ubah yang dia bicarakan. Setiap akhir bicara, pasti suka membicarakan perlakuan cucunya. Dipukul, dicubit dan lain-lain," kata Yanti di Jakarta, Selasa 28 Juni 2016.

Yanti mengatakan, pihaknya tetap akan berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan psikis Nenek Hamdan. Hal itu dilakukan agar Hamdan bisa lebih baik lagi.

"Sementara kami berikan ruang untuk Nenek Hamda beradaptasi dengan kondisi panti. Karena setiap ada yang masuk ke ruangan dan bertanya, dia masih ketakutan dijemput atau dibawa ke suatu tempat. Kami sudah bilang Nenek Hamda aman di sini," tuturnya.

Guna memperbaiki kondisi Nenek Hamda, petugas yang berada di panti akan mendampinginya selama 24 jam. Petugas juga berupaya untuk melakukan pendekatan yang lebih intens agar Nenek Hamda mau berbagi cerita dengan petugas.

"Untuk kondisi fisik Nenek Hamda memang sudah bagus. Tapi belum bisa diajak ngobrol atau berkomunikasi. Karena Nenek Hamda masih trauma dengan perlakuan cucunya kepada dirinya. Nenek Hamda masih takut bila bertemu dengan orang yang tidak dia kenal," jelansya.

Pihaknya juga perlu waktu untuk menggali informasi dari sang nenek. Informasi tersebut tentu berguna untuk mengetahui pelayanan apa saja yang akan diberikan ke Nenek Hamda.

"Di panti ini para kakek-nenek mendapatkan pelayanan oleh paramedis, psikolog, pekerja sosial, perawat dan lain-lain. Mereka harus mendapatkan informasi untuk mengetahui pelayanan yang perlu diberikan. Kakek-nenek juga diberikan pakaian, kasur, makan tiga kali dan kebutuhan pokok lainnya. Semua itu gratis," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
41 menit yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
53 menit yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
54 menit yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
2 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
3 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved