Pertahankan Uang Rp170 Juta, Ali Tewas Ditembak Perampok
Sabtu, 25 Juni 2016 - 11:42 WIB
Pertahankan Uang Rp170 Juta, Ali Tewas Ditembak Perampok
A
A
A
PEKANBARU - Ali Syarif Zal Bin Badir (44) tewas di tangan perampok setelah mempertahankan uang Rp170 juta yang baru diambilnya dari bank. Uang tersebut dibawa kabur kawanan rampok.
Kronologi kasus perampokan itu bermula saat korban dan anaknya, Idris (14), baru saja mengambil uang dari sebuah bank di Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (24/6/2016).
Sewaktu melewati jalan lintas Bangkinan-Rohul tepatnya di Km 2 Desa Merangin, mobil korban dihadang sebuah mobil jenis minibus.
Korban diminta keluar dari dalam mobil. Ali keluar sambil mendekap tas berisi uang. Pelaku diketahui berjumlah tiga orang dan semuanya menggunanan senjata api.
Pelaku meminta uang kepada korban. Namun, korban tidak begitu saja melepaskan uangnya. Tidak lama setelah itu, salah satu pelaku menembak korban dan mengenai bagian ketiak. Selanjutnya pelaku mengambil uang korban.
"Walau sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong. Saat ini tim sedang memburu para pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka akan kita tangkap," kata Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi, Sabtu (25/6/2016).
Edy mengimbau kepada masyarakat yang mengambil uang dalam jumlah besar untuk meminta pengawalan kepada pihak kepolisian agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.
Kronologi kasus perampokan itu bermula saat korban dan anaknya, Idris (14), baru saja mengambil uang dari sebuah bank di Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (24/6/2016).
Sewaktu melewati jalan lintas Bangkinan-Rohul tepatnya di Km 2 Desa Merangin, mobil korban dihadang sebuah mobil jenis minibus.
Korban diminta keluar dari dalam mobil. Ali keluar sambil mendekap tas berisi uang. Pelaku diketahui berjumlah tiga orang dan semuanya menggunanan senjata api.
Pelaku meminta uang kepada korban. Namun, korban tidak begitu saja melepaskan uangnya. Tidak lama setelah itu, salah satu pelaku menembak korban dan mengenai bagian ketiak. Selanjutnya pelaku mengambil uang korban.
"Walau sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong. Saat ini tim sedang memburu para pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka akan kita tangkap," kata Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi, Sabtu (25/6/2016).
Edy mengimbau kepada masyarakat yang mengambil uang dalam jumlah besar untuk meminta pengawalan kepada pihak kepolisian agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.
(zik)