Koran SINDO-RKAB Bagikan Santunan untuk Anak Pemulung TPS Bantar Gebang
Senin, 20 Juni 2016 - 16:17 WIB
Koran SINDO-RKAB Bagikan Santunan untuk Anak Pemulung TPS Bantar Gebang
A
A
A
BEKASI - Rumah Kajian Alquran Albarru (RKAB) memberikan bantuan paket sembako, alat tulis sekolah, parsel Lebaran dan bibit kurma untuk 126 anak pemulung dari Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi. Dalam kegiatan ini, Koran SINDO sebagai media partner.
Bantuan ini diberikan di Perumahan Limus Pratama Regency RT 3/10 di Jalan Sumenep, Cileungsi, Kabupaten Bogor.”Kegiatan ini sudah rutin kami lakukan setiap tahunnya, dan setiap Ramadhan pasti kegiatanya seperti ini,” ujar anggota pengurus RKAB Hartawan Hari Permadi kepada Koran SINDO.
Hari menuturkan, untuk tahun ini Koran SINDO yang menjadi media partner dalam kegiatan tersebut. Untuk tahun ini, lanjut dia, kontribusi diberikan oleh banyak pihak antara lain Monex, Powerlindo, Yayasan Citra Sehat Relasi, Kreasi Antar Rupa, Ikasma, Majelis Taklim Wisma Mulia dan donatur perseorangan.
Sebelum diberikan bantuan, menurut Hari, sebanyak 126 anak pemulung ini diberikan keluluasan untuk melakukan kreatifitas dengan tema berbagi cinta dan ceria. Dalam kegiatan itu juga para anak pemulung melakukan pentas seni kreasi anak, baca ayat suci Alquran, dan salawat.
”Hal ini dilakukan guna merangsang keinginan pemulung untuk tetap maju,” ungkapnya. Pada tahun pertama temanya Go Green, tahun kedua tentang kebersihan, tahun ketiga digelar dengan tema meraih cita-cita yang luhur demi kemajuan bangsa Indonesia.
Ketua Panitia Bakti Sosial RKAB Intan Kemala Dewi menambahkan, sebanyak 126 anak pemulung tersebut memang anak didik dari RKAB. Mereka sebelumnya diajarkan dan diberi materi untuk menampilkan keahlian menari saman, lagu kasidah, dan membimbing pengajian agama setiap hari.
”Kita ajarkan segalanya tentang seni, agama, mata pelajaran tambahan dengan materi seperti les sekolah. Kegiatan ini memang sangat membantu menggali bakat mereka,” tambahnya. Rencananya, kegiatan ini akan terus dilangsungkan setiap tahunya yang bekerjasama dengan MNC Group.
Wanita berkerudung ini, berharap bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi anak-anak pemulung TPST Bantar Gebang untuk tetap melanjutkan pendidikan sekolah formal selain diberikan dari RKAB.”Mereka tidak berbeda, dan mereka mempunyai bakat dan lebih pintar dari yang lainya,” ungkapnya.
Terkait bantuan itu, kata dia, memang sangat dibutuhkan anak-anak pemulung. Sehingga bantuan ini akan menjadi penyemangat anak – anak pemulung tersebut untuk tetap melanjutkan sekolahnya dikemudian hari. Karena kebanyakan anak pemulung tidak ada yang putus sekolah.
Salah satu anak pemulung Syaripudin (14) mengaku senang mendapatkan bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat membantu dirinya dan keluarganya.”Aku senang sekali, bantuan ini bakal aku manfaatkan untuk keperluan sekolah,” katanya dengan tersenyum senang.
Bantuan ini diberikan di Perumahan Limus Pratama Regency RT 3/10 di Jalan Sumenep, Cileungsi, Kabupaten Bogor.”Kegiatan ini sudah rutin kami lakukan setiap tahunnya, dan setiap Ramadhan pasti kegiatanya seperti ini,” ujar anggota pengurus RKAB Hartawan Hari Permadi kepada Koran SINDO.
Hari menuturkan, untuk tahun ini Koran SINDO yang menjadi media partner dalam kegiatan tersebut. Untuk tahun ini, lanjut dia, kontribusi diberikan oleh banyak pihak antara lain Monex, Powerlindo, Yayasan Citra Sehat Relasi, Kreasi Antar Rupa, Ikasma, Majelis Taklim Wisma Mulia dan donatur perseorangan.
Sebelum diberikan bantuan, menurut Hari, sebanyak 126 anak pemulung ini diberikan keluluasan untuk melakukan kreatifitas dengan tema berbagi cinta dan ceria. Dalam kegiatan itu juga para anak pemulung melakukan pentas seni kreasi anak, baca ayat suci Alquran, dan salawat.
”Hal ini dilakukan guna merangsang keinginan pemulung untuk tetap maju,” ungkapnya. Pada tahun pertama temanya Go Green, tahun kedua tentang kebersihan, tahun ketiga digelar dengan tema meraih cita-cita yang luhur demi kemajuan bangsa Indonesia.
Ketua Panitia Bakti Sosial RKAB Intan Kemala Dewi menambahkan, sebanyak 126 anak pemulung tersebut memang anak didik dari RKAB. Mereka sebelumnya diajarkan dan diberi materi untuk menampilkan keahlian menari saman, lagu kasidah, dan membimbing pengajian agama setiap hari.
”Kita ajarkan segalanya tentang seni, agama, mata pelajaran tambahan dengan materi seperti les sekolah. Kegiatan ini memang sangat membantu menggali bakat mereka,” tambahnya. Rencananya, kegiatan ini akan terus dilangsungkan setiap tahunya yang bekerjasama dengan MNC Group.
Wanita berkerudung ini, berharap bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi anak-anak pemulung TPST Bantar Gebang untuk tetap melanjutkan pendidikan sekolah formal selain diberikan dari RKAB.”Mereka tidak berbeda, dan mereka mempunyai bakat dan lebih pintar dari yang lainya,” ungkapnya.
Terkait bantuan itu, kata dia, memang sangat dibutuhkan anak-anak pemulung. Sehingga bantuan ini akan menjadi penyemangat anak – anak pemulung tersebut untuk tetap melanjutkan sekolahnya dikemudian hari. Karena kebanyakan anak pemulung tidak ada yang putus sekolah.
Salah satu anak pemulung Syaripudin (14) mengaku senang mendapatkan bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat membantu dirinya dan keluarganya.”Aku senang sekali, bantuan ini bakal aku manfaatkan untuk keperluan sekolah,” katanya dengan tersenyum senang.
(whb)