Parpol Kian Solid, PDIP Nilai Ahok Sedang Lakukan Manuver

Jum'at, 10 Juni 2016 - 03:15 WIB
Parpol Kian Solid, PDIP...
Parpol Kian Solid, PDIP Nilai Ahok Sedang Lakukan Manuver
A A A
JAKARTA - Isu bergabungnya calon incumbent Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saeful Hidayat melalui jalur PDI Perjuangan ditepis oleh Ahok. Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu yakin bilah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri pasti memilih Gubernur yang terbaik.

"Aku enggak akan tinggalkan Teman Ahok. Tapi Bu Mega selalu ngomong jadi gubernur yang terbaik. Saya pasti berikan yang terbaik untuk orang Jakarta," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta kemarin.

Ahok menjelaskan, sudah tidak bisa kembali untuk mencalonkan diri melalui jalur partai. Sebab relawan Teman Ahok telah berupaya mengumpulkan dukungan melalui jalur independen. Apalagi, teman Ahok siap mengambil cuti untuk verifikasi dukunganya ke kelurahan-kelurahan.

Untuk itu dia meminta semua pihak untuk tidak mendorongnya maju melalui jalur partai. Mengingat, dirinya telah didukung Teman Ahok.
"Kalau kumpulin 1.000 orang tua waktu hanya habis buat mimpi. Tapi kalau kamu kumpulin satu pemuda saja yang revolusioner, kamu akan mengguncang dunia. Makanya teman ahok itu pemuda-pemuda yang militan dan revolusioner. Jadi ya sudah, mereka sudah mau bentuk tiap kelurahan mau hitung yang bisa datang ya datangin," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPD PDIP DKI Bambang Dwi Hartono mengatakan, partainya tak ingin tergesa-gesa. Terlebih dengan manuver Ahok yang berubah-ubah.

Memang saat menyikapi hal ini, Ahok sempat mengatakan bisa saja akan kembali bersama Djarot, saat melihat kebimbangan Heru Budi Hartono. Namun, baik Ahok dan Heru pun sudah membantah.

Dalam beberapa hari kemudian Ahok pun, lagi-lagi menyatakan tetap akan dij alur independen, lantaran melihat perjuangan relawannya, Teman Ahok. "Sikap Ahok itu, aku enggak bisa terlalu komentar, karena dia berubah-ubah. Awalnya ngomong independen, terus mau partai. Besok-besok berubah lagi. Karena itu, kami di PDIP tak ingin tergesa-gesa," jelasnya.

Dia pun menduga, Ahok terus bermanuver, lantaran melihat kesolidan dari partai politik di DKI. Memang, PDIP dikabarkan tengah menggalang koalisi gemuk. Di mana PAN sudah mengindikasikan untuk bergabung. Bahkan Gerindra pun juga membuka peluang.

"Mungkin, partai-partai ini makin banyak yang satu pikiran. Parpol makin solid. Dan akhirnya membuat berpikir. Sekarang partai-partai besar di DKI tengah menguatkan kepartian mereka. Jadi bisa saca sudah membaca planning seperti ini," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
LIGA Jakarta Bakal Lakukan...
LIGA Jakarta Bakal Lakukan Penjaringan Cagub DKI 2024
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Namanya Masuk Bacagub...
Namanya Masuk Bacagub Jakarta 2024, Anies Siap Datangi Kantor PDIP
Anies Baswedan Masih...
Anies Baswedan Masih Bisa Maju di Pilgub DKI Jakarta 2024, Asal…
PDIP Usulkan Nama Wali...
PDIP Usulkan Nama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Pilgub DKI 2024
PKS Utamakan Kader Internal...
PKS Utamakan Kader Internal untuk Bursa Cagub DKI Jakarta
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
2 jam yang lalu
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
2 jam yang lalu
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
2 jam yang lalu
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
3 jam yang lalu
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
3 jam yang lalu
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved