Puluhan Janda Perdalam Ilmu Agama Gratis di Desa Kendalrejo
Rabu, 08 Juni 2016 - 14:24 WIB
Puluhan Janda Perdalam Ilmu Agama Gratis di Desa Kendalrejo
A
A
A
Puluhan janda lansia di Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan pondok Ramadhan selama 11 hari. Selama itu, para janda yang telah berusia lanjut ini fokus memperdalam ilmu agama.
Acara yang digelar di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini mendapat sambungan hangat masyarakat. Dalam kegiatannya, mereka menamakan diri dalam kelompok lansia janda Almawaddah.
Dalam pondok Ramadhan ini, para janda yang berusia rata-rata 65 tahun itu mengikuti kegiatan rutin yang telah dijadwalkan panitia, seperti senam pagi di halaman masjid setempat, juga saling memijat satu sama lain untuk menghilangkan penat.
Kemudian, para manula ini melanjutkan kegiatan dengan mendengarkan ceramah agama dari pemuka agama, serta tadarus secara bergantian. Pada siang hari, saat jam istirahat, mereka memilih beraktivitas di dalam pondok sambil mengaji.
Para peserta ini mengaku, mereka ingin lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta, disisa sisa usianya. Tidak hanya mengaji, para peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari petugas medis desa setempat.
Untuk mengikuti pondok lansia selama Ramadhan ini, para peserta tidak dipungut biaya. Hal itulah yang membuat para janda lansia itu tertarik mengikuti kegiatan selama berhari-hari.
Sri Banun, Panitia Pondok Lansia mengatakan, kegiatan pondok Ramadhan khusus janda lansia ini untuk menambah kedekatan dan tali silaturahmi diantara para peserta.
Menurut panitia, kegiatan pondok Ramadhan ini ditujukan untuk membantu para janda lansia menjadi taat beribadah dengan pembelajaran ilmu agama selama ramadan.
Pondok Ramadhan Lansia Janda Almawaddah ini diikuti oleh sekitar 53 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar. Kegiatan ini telah memasuki tahun ke tujuh.
Acara yang digelar di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini mendapat sambungan hangat masyarakat. Dalam kegiatannya, mereka menamakan diri dalam kelompok lansia janda Almawaddah.
Dalam pondok Ramadhan ini, para janda yang berusia rata-rata 65 tahun itu mengikuti kegiatan rutin yang telah dijadwalkan panitia, seperti senam pagi di halaman masjid setempat, juga saling memijat satu sama lain untuk menghilangkan penat.
Kemudian, para manula ini melanjutkan kegiatan dengan mendengarkan ceramah agama dari pemuka agama, serta tadarus secara bergantian. Pada siang hari, saat jam istirahat, mereka memilih beraktivitas di dalam pondok sambil mengaji.
Para peserta ini mengaku, mereka ingin lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta, disisa sisa usianya. Tidak hanya mengaji, para peserta juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari petugas medis desa setempat.
Untuk mengikuti pondok lansia selama Ramadhan ini, para peserta tidak dipungut biaya. Hal itulah yang membuat para janda lansia itu tertarik mengikuti kegiatan selama berhari-hari.
Sri Banun, Panitia Pondok Lansia mengatakan, kegiatan pondok Ramadhan khusus janda lansia ini untuk menambah kedekatan dan tali silaturahmi diantara para peserta.
Menurut panitia, kegiatan pondok Ramadhan ini ditujukan untuk membantu para janda lansia menjadi taat beribadah dengan pembelajaran ilmu agama selama ramadan.
Pondok Ramadhan Lansia Janda Almawaddah ini diikuti oleh sekitar 53 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar. Kegiatan ini telah memasuki tahun ke tujuh.
(san)