Peresmian Joglo Lava Bantal oleh Sultan HB X Disambut Banjir Bandang

Senin, 30 Mei 2016 - 16:43 WIB
Peresmian Joglo Lava...
Peresmian Joglo Lava Bantal oleh Sultan HB X Disambut Banjir Bandang
A A A
YOGYAKARTA - Aliran Kali atau Sungai Opak di bantaran Objek Wisata Geo Heritage, Lava Bantal tiba-tiba meluap saat Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Rumah Joglo di kawasan tersebut, Senin (30/5/2016). Padahal, cuaca di sekitar perkampungan Watuadeg, Jogotirto, Berbah, Sleman itu cerah, tak ada hujan dan aliran sungai sebelumnya tidak deras.

"Sudah biasa, aliran sungai ini kan dari atas. Misal kawasan lereng Merapi hujan, alirannya sampai sini. Mungkin di utara (sekitar Merapi) turun hujan, sehingga aliran sungai ini meluap," kata Maryadi, Kabag Pembangunan, Desa Jogotirto disela-sela acara peresmian itu, Senin (30/5/2016).
Peresmian Joglo Lava Bantal oleh Sultan HB X Disambut Banjir Bandang

Dia mengaku kawasan itu masih perlu banyak pembenahan, seperti batas pengunjung agar tidak berdekatan dengan aliran sungai. Sebab, sangat dimungkinkan jika pengunjung di kawasan tersebut mengabaikan keselamatan saat berselfie ria.

"Disini kebanyakan orang berselfie-selfie dengan latar belakang batu purba. Idealnya harus ada batas aman jika melakukan selfie. Walau belum ada kejadian (tercebur saat selfie), tapi kalau ada pembatas itu setidaknya lebih aman," urainya.

Maryadi mengaku pengelola objek wisata selalu mengingatkan pengunjung jika membahayakan dirinya sendiri. Pengelola dari perkampungan Watuadeg dan sekitarnya juga melakukan komunikasi inten dengan pihak lain terkait situasi dan kondisi Sungai Opak.

Dia menyampaikan pengelolaan objek wisata masih dikelola kelompok-kelompok desa sadar wisata setempat. Tidak ada retribusi, biaya masuk untuk menikmati kawasan tersebut. Hanya saja, pengunjung dibebani biaya parkir yang dikelola masyarakat.

"Pendapatan hanya dari tempat parkir yang dikelola masyarakat. Sebagian masuk kas kampung, bukan kas desa (Jogotirto), kemudian sebagian lagi diperuntunkan pengelola," jelasnya.

Jika hari-hari biasa, kata dia, jumlah pengunjung ditaksir sekitar 150 - 200 orang. Sementara jika hari libur seperti Minggu, pengunjung jauh lebih banyak, sekitar 300an lebih. Jumlah itu diperoleh dari kalkulasi penerimaan biaya parkir pengunjung.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap agar masyarakat maupun pengunjung untuk saling menjaga. Raja Kraton Yogyakarta ini tak ingin kawasan geopark itu rusak oleh tangan jahil dengan mencoret-coret batu dan media lain dengan cat semprot.
Peresmian Joglo Lava Bantal oleh Sultan HB X Disambut Banjir Bandang

"Saya mohon jangan dirusak kehadiran wisata Lava Bantal ini. Jangan sampai mencukil bebatuan, menulis dengan cat dan sebagainya karena ini memiliki nilai sejarah geologis yang penting," katanya.

Usai meresmikan rumah Joglo di sebelah timur bantaran aliran sungai itu, Sultan sempat melihat-lihat luapan Sungai Opak yang membesar. Semula, bebatuan di bantaran sungai itu telihat jelas, namun karena debit air melimpah, bebatuan jadi tak terlihat.
(sms)
Berita Terkait
Meluruskan Mitos Seputar...
Meluruskan Mitos Seputar Osteoporosis
Tiga Bulan Dibentuk,...
Tiga Bulan Dibentuk, Kinerja Tim Implementasi MoU Helshinki Dipertanyakan
KPU Kota Denpasar Bersinergi...
KPU Kota Denpasar Bersinergi dengan Kominfos dan Humas Pemkot Denpasar
Peduli Lansia, Ketua...
Peduli Lansia, Ketua K3S Denpasar Serahkan Bantuan Kursi Roda.
Kapolres Lahat Panen...
Kapolres Lahat Panen Raya di Desa Pagar Ruyung
Tes Masif Terus Intensifikasi,...
Tes Masif Terus Intensifikasi, Masyarakat Diminta Menerapkan Protokol Kesehatan
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
3 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
4 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
5 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
5 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
5 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved