Ahok Akui Pimpin Jakarta Ibarat Direktur Perusahaan

Sabtu, 28 Mei 2016 - 03:27 WIB
Ahok Akui Pimpin Jakarta...
Ahok Akui Pimpin Jakarta Ibarat Direktur Perusahaan
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akhirnya mengakui jika menjadi pemimpin Jakarta itu ibarat menjadi direktur perusahaan swasta.

"Saya kan cuma melamar kerja. Saya nih bukan mimpin orang Jakarta. Saya mimpin Jakarta iya, tapi yang benar saya melamar kerja ke orang Jakarta, butuh enggak direktur utama seperti saya yang mimpin Jakarta," kata Ahok di Balai Kota kemarin.

Suami Veronica Tan itu menyambut baik hasil pertemuan PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang ingin kembali mengulang
kemenangannya pada Pilgub DKI 2017 mendatang. Artinya, bila itu terjadi, Ahok hanya akan bekerja sampai Oktober 2017.

Untuk itu, Ahok kini tengah mempersiapkan warisan kepada pemimpin selanjutnya, yakni soal transparansi anggaran dan sistem perencanaan kegiatan yang menggunakan elektronik. Sehingga, lanjut Ahok, pembangunan di Jakarta akan berjalan baik.

Sebab, dengan sistem tersebut, tidak ada lagi yang menyalahgunakan penggunaan kontribusi tambahan dan CSR dari perusahaan swasta."Kalau kamu merasa saya kerja kurang baik, kurang transparan, kamu carilah direktur baru, sederhana kan? itu aja," ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana mengapresiasi kejujuran Gubernur Ahok yang menyamakan sebagai direktur dalam perusahaan swasta. Sebab, kata dia, banyak warga yang menanyakan cara kepemimpinan Gubernur Ahok di Jakarta seperti memimpin perusahaan swasta, di mana tidak menggunakan uang rakyat dalam pembangunan dan selalu mengandalkan anggaran dari perusahaan swasta.

"Nah kan akhirnya Gubernur Ahok menjawab pertanyaan warga. Menyamakan Gubernur dengan direktur perusahaan swasta itu merupakan suatu kebodohan," ungkapnya.Lulung menuturkan, pemerintahan itu merupakan penyelenggaraan undang-undang yang diatur dalam sebuah negara. Artinya, segala kebijakan yang dikeluarkan harus sesuai aturan dan bermanfaat kepada rakyat.

Untuk itu, Lulung berharap agar disisa kepemimpinannya, Gubernur Ahok membangun program pembangunan yang berkelanjutan dan menjalin komunikasi yang baik. Sehingga, pengantinya di 2017 nanti tidak perlu lagi memulai dari nol dalam menjalankan pembangunan.

"Program itu tidak boleh berhenti satu tahun anggaran. Kalau selalu menggunakan perusahaan swasta dan memecat anak buahnya, dampaknya pasti anggaran tidak terserap. Pemerintah itu ada karena rakyat. Rakyat diwajibkan bayar pajak dan pemerintah wajib mempercepat pembangunan. Duitnya ada kok pakai duit swasta. Rakyat bertanya buat apa bayar pajak," pungkasnya.

Sejak menjadi Gubernur, kata Lulung, Ahok sebenarnya sudah tidak pantas lagi mengatakan transparansi anggaran. Sebab, pada penysunan anggaran perubahan 2014 saja, Ahok sudah menimbulkan banyak masalah dugaan korupsi, seperti pembelian lahan Rumah Sakit Sumber waras, pengadaan UPS dan reklamasi. Padahal, saat itu dia baru diangkat sebagai Gubernur.

"Pemberantasan korupsi boleh, tapi dalam pemerintahan harus berbarengan dengan pembangunan. Penyerapan anggaran selalu rendah, pembangunan pasti tidak berjalan. Lihat saja," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
F-PDIP Sarankan DKI...
F-PDIP Sarankan DKI Ikuti Jejak Ahok Relokasi Warga Kampung Akuarium ke Rusun Rawa Bebek
Ahok, Gibran, dan Risma...
Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub DKI di Internal PDIP
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
2 jam yang lalu
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
2 jam yang lalu
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
2 jam yang lalu
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
3 jam yang lalu
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
3 jam yang lalu
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
3 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved