Peringati Isra Miraj, Indira Jusuf Ismail Satukan 4 Organisasi Wanita
A
A
A
MAKASSAR - Organisasi perempuan di Makassar pimpinan Indira Jusuf Ismail kompak memperingati Isra Miraj Rasulullah SAW di Baruga Anging Mammiri.
Tak kurang dari seratus perempuan yang tergabung dalam TP (Tim Penggerak) PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Kota Makassar, AMTI (Asosiasi Majelis Taklim Indonesia), Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) ditambah DWP (Darma Wanita Persatuan) berkumpul memperingati perjalanan spritual Rasulullah SAW dalam menerima perintah salat lima waktu.
Tiga di antara empat organisasi itu mendudukkan Indira sebagai ketua sementara DWP Kota Makassar, memposisikan Indira sebagai penasehat.
Menurut Indira, menyatukan empat organisasi dalam satu kegiatan selain bertujuan membangun kebersamaan dan kekompakan, juga mempererat ukhuwah Islamiyah antar anggota dan pengurus lintas organisasi.
"Apalagi ini bertepatan dengan peringatan Isra Miraj, ini menjadi momentum bagi kami organisasi perempuan untuk menjalin silaturahmi dan mempererat ukhuwah islamiyah," tutur Indira, Rabu (18/5/2016).
Ustad Muhammadiyah Yunus dalam hikmah Isra Miraj menyampaikan, Isra Miraj menjadi momentum bagi ummat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan,
"Bagi orang-orang yang mengingkari ajaran Nabi Muhammad SAW peristiwa Isra Miraj tentulah menjadi peristiwa yang tak dapat dijangkau oleh nalar. Namun bagi mereka yang mengimani ajaran Islam, Isra Miraj menjadi bukti kebesaran Allah SWT yang membuat kita semakin menebalkan keimanan kita," paparnya.
Dia mencontohkan, paman Rasulullah SAW, Abu Jahal dan sahabat Nabi Muhammad SAW, kalifah Abu Bakar As Sidiq yang menyikapi peristiwa Isra Miraj dengan pandangan yang berbeda.
"Tinggal pilih, ibu-ibu ingin mencontoh Abu Jahal atau kalifah Abu Bakar As Sidiq," lanjut Ustad Muhammadiyah.
Menjelang bulan suci Ramdhan, Ustad Muhammadiyah juga memantapkan keimanan menjelang bulan suci Ramadhan. "Bagi ibu-ibu yang belum mengganti utang puasa di bulan Ramadan segera mengganti puasanya sebelum Ramadan," pesannya.
Pada kesempatan itu, Indira didampingi Ketua DWP kota Makassar Andi Marlina Ibrahim juga menyerahkan Pin Penghargaan Pengabdian 30 tahun kepada kader PKK dari kelurahan Lalatang, Kecamatan Tallo Nuraeni Ambo Tang.
Tak kurang dari seratus perempuan yang tergabung dalam TP (Tim Penggerak) PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Kota Makassar, AMTI (Asosiasi Majelis Taklim Indonesia), Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) ditambah DWP (Darma Wanita Persatuan) berkumpul memperingati perjalanan spritual Rasulullah SAW dalam menerima perintah salat lima waktu.
Tiga di antara empat organisasi itu mendudukkan Indira sebagai ketua sementara DWP Kota Makassar, memposisikan Indira sebagai penasehat.
Menurut Indira, menyatukan empat organisasi dalam satu kegiatan selain bertujuan membangun kebersamaan dan kekompakan, juga mempererat ukhuwah Islamiyah antar anggota dan pengurus lintas organisasi.
"Apalagi ini bertepatan dengan peringatan Isra Miraj, ini menjadi momentum bagi kami organisasi perempuan untuk menjalin silaturahmi dan mempererat ukhuwah islamiyah," tutur Indira, Rabu (18/5/2016).
Ustad Muhammadiyah Yunus dalam hikmah Isra Miraj menyampaikan, Isra Miraj menjadi momentum bagi ummat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan,
"Bagi orang-orang yang mengingkari ajaran Nabi Muhammad SAW peristiwa Isra Miraj tentulah menjadi peristiwa yang tak dapat dijangkau oleh nalar. Namun bagi mereka yang mengimani ajaran Islam, Isra Miraj menjadi bukti kebesaran Allah SWT yang membuat kita semakin menebalkan keimanan kita," paparnya.
Dia mencontohkan, paman Rasulullah SAW, Abu Jahal dan sahabat Nabi Muhammad SAW, kalifah Abu Bakar As Sidiq yang menyikapi peristiwa Isra Miraj dengan pandangan yang berbeda.
"Tinggal pilih, ibu-ibu ingin mencontoh Abu Jahal atau kalifah Abu Bakar As Sidiq," lanjut Ustad Muhammadiyah.
Menjelang bulan suci Ramdhan, Ustad Muhammadiyah juga memantapkan keimanan menjelang bulan suci Ramadhan. "Bagi ibu-ibu yang belum mengganti utang puasa di bulan Ramadan segera mengganti puasanya sebelum Ramadan," pesannya.
Pada kesempatan itu, Indira didampingi Ketua DWP kota Makassar Andi Marlina Ibrahim juga menyerahkan Pin Penghargaan Pengabdian 30 tahun kepada kader PKK dari kelurahan Lalatang, Kecamatan Tallo Nuraeni Ambo Tang.
(san)