Jika Ditugaskan Megawati, Risma Diyakini Maju di Pilgub DKI
Rabu, 11 Mei 2016 - 22:16 WIB
Jika Ditugaskan Megawati, Risma Diyakini Maju di Pilgub DKI
A
A
A
JAKARTA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diprediksi akan luluh jika Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta untuk Pilgub DKI 2017 mendatang.
Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Aditya Perdana mengatakan, seluruh bakal calon Gubernur DKI Jakarta saat ini masih menunggu ancang-ancang calon yang diusung PDIP. "Sikap PDIP itu lagi ditunggu karena hanya PDIP parpol satu-satunya yang bisa mengusung calon. Tapi sampai sekarang PDIP pun belum punya sikap. Problemnya siapa calonnya?," kata Aditya Perdana, Rabu (11/5/2016).
Aditya menilai lawan calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus memiliki potensi yang besar, Yusril Ihza Mahendra atau Tri Rismaharini masing - masing punya peluang."Megawati Soekarnoputri pun sudah beri sinyal ke Risma. Jika sudah perintah partai, maka Risma akan luluh. Jika sudah luluh maka pertarungan Risma bertemu Ahok akan lebih seru," ungkapnya.
Aditya menuturkan, meski memang banyak hal yang memberatkan Risma untuk terjun di Pilgub DKI. Sejumlah hal yang memberatkan Risma maju ke Jakarta salah satunya karena baru saja terpilih kembali menjadi Wali Kota Surabaya.
"Akan tetapi jika sudah menjadi perintah partai maka Risma diprediksi akan patuh," pungkasnya.
Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Aditya Perdana mengatakan, seluruh bakal calon Gubernur DKI Jakarta saat ini masih menunggu ancang-ancang calon yang diusung PDIP. "Sikap PDIP itu lagi ditunggu karena hanya PDIP parpol satu-satunya yang bisa mengusung calon. Tapi sampai sekarang PDIP pun belum punya sikap. Problemnya siapa calonnya?," kata Aditya Perdana, Rabu (11/5/2016).
Aditya menilai lawan calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus memiliki potensi yang besar, Yusril Ihza Mahendra atau Tri Rismaharini masing - masing punya peluang."Megawati Soekarnoputri pun sudah beri sinyal ke Risma. Jika sudah perintah partai, maka Risma akan luluh. Jika sudah luluh maka pertarungan Risma bertemu Ahok akan lebih seru," ungkapnya.
Aditya menuturkan, meski memang banyak hal yang memberatkan Risma untuk terjun di Pilgub DKI. Sejumlah hal yang memberatkan Risma maju ke Jakarta salah satunya karena baru saja terpilih kembali menjadi Wali Kota Surabaya.
"Akan tetapi jika sudah menjadi perintah partai maka Risma diprediksi akan patuh," pungkasnya.
(whb)