Banyak Kondom Bekas Pakai Berserakan saat Razia Salon Plus-plus

Rabu, 11 Mei 2016 - 17:38 WIB
Banyak Kondom Bekas...
Banyak Kondom Bekas Pakai Berserakan saat Razia Salon Plus-plus
A A A
SLEMAN - Aparat Polsek Ngaglik, Sleman, banyak menemukan kondom baik baru maupun bekas pakai saat merazia salon plus-plus di Jalan Gito-Gati, Ngaglik, Sleman, Rabu (10/5/2016). Dengan temuan tersebut, para pemilik maupun pengelola salon terancam akan dikenakan pasal pidana KUHP dan tidak hanya pasal tindak pidana ringan atau tipiring.

“Setelah dicek ditemukan kondom, salonkan tidak ada hubungannya dengan kondom,” kata Kapolsek Ngaglik Kompol Riyanto yang memimpin langsung proses razia jajarannya.

Selama ini setiap kali dilakukan penertiban salon, seringkali yang disangkakan kepada para pemilik hanyalah Perda No8/2012 tentan izin gangguan atau HO. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut hanyalah secara tipiring. Hal tersebutlah yang disinyalir menjadikan banyak pihak yang tetap berani membuka salon untuk kedok kegiatan prostitusi.

Sementara jika disangkakan dengan KUHP, Riyanto menyebut ada Pasal 296 KUHP yang menerangkan tentang upaya memudahkan perbuatan cabul. Pasal tersebut dapat disangkakan kepada para pemilik salon sebagai penanggungjawab usaha.

“Ancaman hukumannya maksimal 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan apabila terbukti di persidangan,” tambahnya.

Pada razia yang dilakukan Rabu (11/5/2016) siang, tercatat ada tujuh salon yang didatangi oleh anggota Polsek Ngaglik. Di ke-tujuh salon tersebut tercatat petugas menemukan kondom baik yang sudah bekas maupun masih baru atau belum terpakai.

Bahkan di salah satu salon petugas juga menemukan tisu dewasa yang disebut-sebut bisa untuk menambah gairah seksualitas yang belum dipergunakan. Selain barang bukti tersebut, petugas juga menggelandang sebanyak 12 kapster salon ke mapolsek setempat.

Para pekerja salon tersebut menjalani proses pendataan dan pemeriksaan untuk upaya pelengkapan berkas yang akan disangkakan oleh polisi kepada para pemilik salon.

Menjelang bulan Suci Ramadan, Riyanto menyebut, pihaknya akan terus melakukan upaya operasi cipta kondisi. Khusus untuk salon kali ini digelar juga karena banyaknya laporan masuk dari masyarakat yang mengeluhkan praktik salon di kawasan Jalan Gito-Gati.
(sms)
Berita Terkait
Terima Laporan Masyarakat,...
Terima Laporan Masyarakat, Polsek Medan Baru Cek Langsung Diskotek dan Spa
Belasan Pelajar dan...
Belasan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan dari Penginapan
Asyik, Kena Razia Pekat...
Asyik, Kena Razia Pekat Malah Diberi Sembako
Malam Ramadhan, Belasan...
Malam Ramadhan, Belasan Pelajar dan Mahasiswa 'Indehoy' di Penginapan
Kapolda Sumut Minta...
Kapolda Sumut Minta Jajarannya Bersama TNI Gelar Patroli Skala Besar di 4 Daerah Ini
Dicokok Aparat saat...
Dicokok Aparat saat Nongkrong dan Mabuk Lem, ABG Cowok Ini Mewek
Berita Terkini
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
15 menit yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
1 jam yang lalu
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
1 jam yang lalu
Sahroni Desak Polda...
Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Dokter Icha Tewas
2 jam yang lalu
Polisi Ungkap Awal Mula...
Polisi Ungkap Awal Mula Bang Jago Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa
2 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved