Sebagian Wilayah Jateng dan DIY Gelap Gulita Selama 2 Jam

Kamis, 28 April 2016 - 20:32 WIB
Sebagian Wilayah Jateng...
Sebagian Wilayah Jateng dan DIY Gelap Gulita Selama 2 Jam
A A A
SEMARANG - Beberapa daerah di Kota Semarang gelap gulita, pada Kamis malam (28/4/2016). Hal ini dikarenakan adanya pemadaman listrik oleh PLN di Jawa dan Bali. Pantauan di lapangan, pemadaman terjadi di daerah Karangayu, Semarang Barat dan Ngaliyan. Akibat pemadaman itu, beberapa wilayah itu gelap gulita karena lampu penerangan jalan juga mati.

Di Ngaliyan misalnya, daerah yang padam terjadi mulai Kecamatan Ngaliyan, Gondoriyo, Palir dan Kedungpane. Padamnya listrik terjadi sekitar pukul 18.15 WIB dan baru menyala pukul 20.00 WIB.

"Mati lampu sebelum magrib, tidak tahu kenapa tiba-tiba mati lampu," kata Puji, salah satu warga Ngaliyan Semarang.

Pemadaman tersebut lanjut Puji tentu meresahkan. Apalagi, tidak ada pengumuman resmi dari pihak PLN.

"Biasanya kalau mati lampu setahu saya ada trafo yang rusak. Tapi ini kok lama sekali. Kalaupun ada pemadaman, seharusnya ada pengumuman resminya," keluhnya.

Hal senada dikatakan Syafak (30) warga Ngaliyan lainnya. Dirinya mengaku pemadaman membuatnya rugi.

"Soalnya saya tidak bisa bekerja. Harusnya kerjaan sudah selesai, ini baru mulai saat lampu menyala," kata pengusaha percetakan itu.

Humas PLN Distribusi Jateng dan DIY Harris mengakui, memang ada pemadaman di beberapa wilayah. Tidak hanya di Semarang namun juga di sejumlah wilayah lain di Jateng dan DIY.

"Aliran listrik di sebagian wilayah sebesar kurang lebih 188 MW pada pukul 17.12 WIB padam akibat gangguan pada pembangkit dalam sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali," katanya.

Saat ini PLN tengah berusaha untuk mengatasi gangguan tersebut agar pasokan listrik segera normal kembali secepatnya. Bagi pelanggan yang memiliki generator set dimohon kerjasamanya agar dapat digunakan terlebih dahulu.

"Bagi yang tidak terkena dampak padam untuk bijak dalam menggunakan listrik dengan cara mematikan komputer, TV dan AC jika tidak digunakan, menggunakan lampu secukupnya," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Susul China, Kini Giliran...
Susul China, Kini Giliran India Terancam Krisis Listrik
Italia Jadi Pusat Energi...
Italia Jadi Pusat Energi Eropa dengan Rencana Baru UE dan Tunisia
Krisis Semakin Parah,...
Krisis Semakin Parah, Listrik Padam di Seluruh Lebanon
Krisis Energi Mulai...
Krisis Energi Mulai Terasa di Singapura, Ini Tanda-tandanya
Pembangkit Listrik Terbesar...
Pembangkit Listrik Terbesar Dimatikan, Lebanon Gelap Gulita
Jamin Pasokan, Pemerintah:...
Jamin Pasokan, Pemerintah: Suplai Listrik Saat Ini Masih Berlebih
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved