Perlindungan Privasi Nasabah Lemah, Ini Kata Pakar Hukum Cyber

Rabu, 27 April 2016 - 06:09 WIB
Perlindungan Privasi...
Perlindungan Privasi Nasabah Lemah, Ini Kata Pakar Hukum Cyber
A A A
DEPOK - Penegakan hukum soal pengaturan perlindungan hak privasi nasabah di Indonesia dinilai masih lemah. Pasalnya, pengaturan tersebut masih bersifat sektoral dan belum ada undang-undang khusus yang spesifik mengenai hal itu.

Pakar Hukum Cyber, Endah Dewi Nawangsasi Sukarton mengatakan, penyalahgunaan dalam bentuk itu bisa terjadi. Misalnya, berupa penggandaan PIN dengan cara skimming atau electronic data capture (EDC) pada uang berbentuk electronic money.

"Dengan belum optimalnya perlindungan hak privasi nasabah dalam perspektif sistem e-banking dan bisnis perbankan di Indonesia, mengakibatkan masih terjadi penyalahgunaan hak privasi nasabah," kata Dewi, Selasa 26 April 2016.

Dewi melihat, di ruang cyber pemahaman dan penghargaan atas hak pribadi di ruang cyber masih minim. Kemudian, kesulitan dalam ruang cyber adalah bagaimana untuk memastikan bahwa hak pribadi yang hakiki dan fundamental atau privacy (bodily, communication, data) dapat tetap terjaga dalam lingkungan yang memiliki kontrol secara sempurna.

"Karena menurut teori kontrak sosial ada hak pribadi yang tetap harus terlindungi tidak semua diserahkan pada penguasa walaupun era keterbukaan," ucapnya.

Dengan kondisi itu, dia khawatir, jika ada pembobolan data privasi adanya pembobolan i-banking akan berujung pada pembiayaan terorisme dan narkoba. Karena pengoperasian ini dijalankan tidak sendiri namun secara sindikat yang terstruktur secara internasional.

Sementara itu, Dekan University of California, Hasting College of the Law, Richard A Boswell mengatakan, perlu ada regulasi antarnegara untuk mencegah bocornya data privasi dan kemungkinan dimanfaatkan oleh jaringan teroris ataupun narkoba. Saat ini dunia sudah digital melalui internet, banyak kegiatan tanpa fisik, untuk itu perlu menguatkan hubungan lintas negara.

"Pemerintah harus turun tangan untuk mengatasi hal tersebut," katanya. (Baca: Komplotan Pembobol ATM Modus Skimming Diringkus)
(mhd)
Berita Terkait
Sosok Hendro Mardika,...
Sosok Hendro Mardika, Ingin Membangun Keamanan Transaksi Online
Kelompok Kriminal asal...
Kelompok Kriminal asal China APT41 Retas Data Media Taiwan dan Italia
Kemenkes Waspada, Industri...
Kemenkes Waspada, Industri Kesehatan Jadi Sasaran Empuk Sindikat Kejahatan Cyber
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
Kejahatan Dunia Maya...
Kejahatan Dunia Maya Meningkat di India, Modusnya iPhone Murah dan Berhadiah
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
2 menit yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
12 menit yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
44 menit yang lalu
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
1 jam yang lalu
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
2 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
2 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved