Wartawan di Papua Diusir Pejabat Diknas

Selasa, 26 April 2016 - 05:59 WIB
Wartawan di Papua Diusir...
Wartawan di Papua Diusir Pejabat Diknas
A A A
DOGIYAI - Aksi kekerasan terhadap jurnalis di Papua kembali terjadi. Kali ini kekerasan menimpa Philemon Keiya wartawan salah satu tabloid di Papua, saat yang bersangkutan sedang melakukan tugas liputan demonstrasi damai sejumlah guru, SD Negeri se Kabupaten Dogiyai.

Mereka menuntut pembayaran gaji mereka yang selama ini selalu mengalami keterlambtan pembayaran oleh pihak Diknas Dogiyai, di kantor Diknas Dogiyai, Mauwa, Senin
(25/04/2016).

Aksi kekerasan berupa pengusiran terhadap jurnalis Philemon Keiya ini diduga dilakukan oleh mantan Kadiknas Kabupaten Dogiyai, Andreas Yobee.

Dari informasi yang diterima Philemon Keiya yang sedang liputan bersama rekannya Agustinus Dogomo wartawan media online. Usai aksi demo selesai, kedua jurnalis ini meminta waktu kepada mantan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Andreas Yobee yang mengklaim masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dogiyai untuk diwawancarai terkait demo tersebut.

Dia menjelaskan, ketika dirinya meminta untuk diwawancarai, Andreas Yobee dengan suara yang kasar mengatakan bahwa dirinya telah mempunyai wartawan lain.

"Kalau saya sudah pakai satu wartawan, ya wartawan itu saja. Tapi, Andreas Yobee tidak menyebutkan wartawan yang dimaksud.

“Saya sudah jelaskan kepada Pa Yobee. Saya wartawan dan sudah tunjukan kartu pers dengan baik. Tapi dia usir dengan kata 'saya tidak perlu wartawan lain. Saya sudah diwawancara. Kamu pulang saja’. Dan dia usir saya,” jelas dia.

Menurut Philemon Keiya, hal yang sama pernah dilakukan oleh orang yang sama pada 2015 yang lalu. Saat itu, ratusan guru-guru se-Kabupaten Dogiyai yang lakukan aksi besar-besaran di Aula Pemda Dogiyai. Usai kegiatan, ketika wartawan mau meminta wawancara, malah diusir.

“Jadi, untuk ke depan, kami akan melaporkan kasus ini ke organisasi wartawan dan Dewan pers, ” tegas dia.

Agustinus Dogomo yang saat itu ada bersama dengan dirinya mengaku, sangat menyayangkan aksi premanisme yang dilakukan Andreas Yobee. Cs.

“Sebagai pejabat publik harusnya menyadari pentingnya media. Justru kita mau bantu dalam hal pemberitaan untuk Dogiyai,” ujar Agustinus Dogiyai.

Ia meminta kepada semua pejabat yang ada di Dogiyai agar paham keberadaan para jurnalis yang ada di Dogiyai.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura, Eveerth Joumilena mengatakan, Andreas Yobee telah melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Jadi, kalau pak Andreas Yobee melarang atau memperhambat jurnalis melakukan peliputan, ini saya kira sudah langgar pasal-pasal dalam UU Pers yang bisa menjadi tuntutan balik kepada pak Andreas Yobee,” tegasnya.
(sms)
Berita Terkait
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Soroti Kekerasan Terhadap...
Soroti Kekerasan Terhadap Wartawan, Partai Garuda: Mereka Dilindungi UU
Indeks Keselamatan Jurnalis...
Indeks Keselamatan Jurnalis 2023: 45 Persen Wartawan Pernah Alami Tindak Kekerasan
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Penganiayaan Wartawan...
Penganiayaan Wartawan di Madina, IWO Sumut: Bukti Nyata Ancaman Terhadap Dunia Pers
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
42 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved