Dua Bulan, 28 Orang di Klaten Terdeteksi Mengidap HIV/AIDS

Sabtu, 23 April 2016 - 00:05 WIB
Dua Bulan, 28 Orang...
Dua Bulan, 28 Orang di Klaten Terdeteksi Mengidap HIV/AIDS
A A A
KLATEN - Sebanyak 28 orang di Klaten, Jawa Tengah, terdeteksi mengidap HIV/AIDS selama Januari-Februari tahun ini. Jumlah tersebut berdasar pendataan yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Klaten baru-baru ini.

Pegiat KPA Klaten Fauzi Rivai menyebutkan, 28 orang yang terdeteksi HIV/AIDS terdiri dari 19 laki-laki dan sembilan perempuan. "HIV ada 20 orang dan AIDS delapan orang. Kondisinya satu meninggal dunia dan 27 masih hidup. Yang meninggal dunia masih usia produktif, sekitar 20 tahun," ujarnya saat ditemui wartawan di Kantor KPA Klaten, Jumat (22/4/2016).

Salah satu perempuan pengidap HIV sedang mengandung janin dan berstatus ibu rumah tangga. Dia terdeteksi mengidap HIV saat melakukan voluntary conseling and testing (VCT). VCT dianjurkan bagi ibu-ibu sebagai screening test untuk mencegah penularan HIV/AIDS kepada anak.

"Dia ibu rumah tangga biasa, bukan PSK (pekerja seks komersial). Nanti penanganan kalau positif akan diikutkan program penanggulangan HIV/AIDS dari ibu ke anak. Segera minum obat ARV, ini enggak masalah (efek) ke janinnya. Karena untuk menyelamatkan supaya (virus) tidak masuk ke janin," jelasnya.

Selain rutin konsumsi obat ARV, ibu hamil pengidap HIV wajib mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala. Untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS, ibu hamil disarankan melakukan persalinan dengan operasi cesar. Pasalnya, operasi cesar meminimalisir terjadinya luka akibat gesekan antara bayi dengan jalan lahir ketika persalinan dilakukan normal.

"Gesekan ini bisa menimbulkan luka yang mengeluarkan darah. Nah, darah ini bisa mengenai bayi dan menularkan virus. Dengan cesar, risiko itu ada tapi kecil," ucapnya.

Fauzi berharap, kesadaran ibu-ibu mengikuti prosedur penanggulangan HIV/AIDS dapat mencegah terjadinya korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Kasus kematian ibu hamil karena HIV/AIDS sempat terjadi di Klaten beberapa tahun lalu. Hal itu disebabkan penanganan terlambat. Nyawa sang ibu beserta janinnya tidak tertolong.

"Dia dari luar daerah, ketika ke Klaten sudah parah. Kami tidak bisa mengejar penanganannya, dan akhirnya meninggal," kata dia.

Selain ibu hamil, ada satu balita usia dua tahun dan satu anak usia enam tahun yang terdeteksi mengidap HIV. Fauzi menyebut, balita dan anak-anak tersebut tertular dari orangtua mereka terutama saat proses persalinan. Penularan juga dapat terjadi ketika bayi menyusu pada ibu yang payudaranya lecet atau luka.

"Kami mengimbau ibu-ibu untuk ikut VCT demi mencegah penularan HIV/AIDS. Misalnya ketika mengalami gejala infeksi menular seksual (IMS) untuk segera tes VCT. Karena IMS salah satu pintu masuk HIV," katanya.

Ditambahkan, total kasus HIV/AIDS yang terdeteksi KPA Klaten sejak 2007 sebanyak 398 kasus (267 lelaki, 131 perempuan). Dari jumlah tersebut, 49 orang di antaranya meninggal dunia.
(zik)
Berita Terkait
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
13 menit yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved