Dishub DKI Ingin Polda Metro Sepakat Hapus 3 in 1

Rabu, 13 April 2016 - 23:09 WIB
Dishub DKI Ingin Polda...
Dishub DKI Ingin Polda Metro Sepakat Hapus 3 in 1
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta bersikeras menghapus kawasan 3 in 1 meski hasil ujicoba penghapusan justru membuat kemacetan semakin parah.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, ada atau tidaknya 3 in 1 itu tidak mempengaruhi kawasan 3 in 1 bebas dari kemacetan.

Malah, kata dia, adanya 3 in 1 itu membuat ketertiban lalu lintas terganggu. Mulai dari berhentinya kendaraan pribadi hingga eksploitasi anak muncul ketika 3 in 1 diberlakukan.

Kendati demikian, lanjut Andri, pihaknya akan lakukan rapat kordinasi bersama pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk menetapkan penghapusan kawasan 3 in 1 pada Kamis (14/4) pukul 10.00 WIB.

Dia berharap agar polisi sepakat untuk menghapus 3 in 1 dan membantu sterilisasi jalur busway diseluruh koridor. "Kami inginnya dihapus saja," kata Andri Yansyah saat dihubungi kemarin.

Andri menjelaskan, berdasarkan hasil survei terhadap 4.000 koresponden pengguna 3 in 1, mereka menginginkan 3 in 1 dihapus dengan syarat menambah armada dan memperbaiki layanan angkutan umum.

Untuk itu, lanjut Andri, pihaknya tengah menambah 140 unit bus TransJakarta di koriodor I (Blok M-Kota) agar pengguna kendaraan pribadi beralih ke dalam bus tersebut. Sayangnya, jam tunggu kedatangan bus belum seperti yang diharapkan.

"Nah kalau polisi membantu sterilisasi jalur minimal sebelum masuk koridor I, kami pikir jam tunggu kedatangan bus bisa mencapai 1-2 menit. Sekarang masih 5-10 menit," ungkapnya.

Selain menambah armada, Andri juga telah mensosialisasikan adanya pengalihan arus lalu lintas bila pengendara terjebak kemacetan saat melintasi jalur 3 in 1. Namun, pengalihan arus lalu lintas itu bukan diberlakukan pemaksaan, melainkan hanya sebuah sosialisasi.

Solusi terakhir mengurai kemacetan, Andri akan mengatur trafic light. Dimana, apabila jalur 3 in 1 macet, lampu merah akan dipercepat dan jalur sekitar yang tidak macet akan diperlama lampu merah-nya.

"Hasil evaluasi ujicoba penghapusan memang menambah volume kendaraan. Tapi jalur kolektornya longgar kok. Besok akan kami paparkan dalam rapat kordinasi dengan kepolisian," ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Kemenperin Pede Program...
Kemenperin Pede Program Diklat 3 in 1 Tekan Angka Pengangguran
3-in-1 Beauty Hacks...
3-in-1 Beauty Hacks dengan Face Mist
Koridor 1 hingga 3 Transjakarta...
Koridor 1 hingga 3 Transjakarta Bakal Dihapus, Dishub Ungkap Penyebabnya
Inovasi Terbaru dari...
Inovasi Terbaru dari ITB, 3 in 1 Face Protector
Kemenperin Kembangkan...
Kemenperin Kembangkan SDM Bidang Industri Melalui Diklat 3 in 1
Peluncuran Inovasi Rinso...
Peluncuran Inovasi Rinso Matic Kapsul 3-in-1
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
9 menit yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
22 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
37 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved