Kapolsek Gayamsari Diduga Minta Setoran Bulanan ke Tempat Karaoke

Selasa, 12 April 2016 - 21:21 WIB
Kapolsek Gayamsari Diduga...
Kapolsek Gayamsari Diduga Minta Setoran Bulanan ke Tempat Karaoke
A A A
SEMARANG - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) siap mengambil tindakan tegas kepada Kapolsek Gayamsari Kompol Dedi Mulyadi.

Kompol Dedi diduga meminta setoran kepada para pemilik maupun pengelola karaoke liar, di Kawasan Tanggul Indah (TI), Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang.

Kepala Seksi Propam Polrestabes Semarang Kompol I Ketut Raman mengatakan, pemilik atau pengelola karaoke yang merasa keberatan dipersilakan untuk melapor pihaknya.

“Silakan mengadu ke kami, di Yanduan (Pelayanan dan Aduan). Kalau ada yang dirugikan oleh kepolisian silakan mengadu ke kami, biar kami tindaklanjuti,” ungkapnya di Mapolrestabes Semarang, Selasa (12/4/2016).

Pengaduan ini dianggap penting agar Propam bisa mengambil tindakan. Sebab, jika belum ada pengaduan atau laporan, pihak Propam untuk perkara seperti ini tidak bisa mengambil tindakan kepolisian.

Aduan yang masuk, akan dipelajari terlebih dahulu. “Jadi dipelajari dulu, bagaimana duduk persoalannya, agar sifatnya tidak fitnah. Silakan mengadu, nanti kami pasti tindaklanjuti, tugas Propam kan untuk itu,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu pengelola karaoke liar di Kawasan TI berinisial R menyebut Kapolsek Gayamsari Kompol Dedi Mulyadi meminta jatah setoran bulanan.

Permintaan ini disampaikan di ruangan kapolsek, tak lama setelah kepolisian setempat merazia lokasi itu, pada Sabtu 9 April 2016 malam. Namun demikian, Dedi membantah.

“Yang kami lakukan murni penertiban, karena rawan terjadi tindak pidana di lokasi itu. Saya tidak meminta, tidak ada itu,” pungkas Dedi.
(san)
Berita Terkait
Dituduh Miliki Narkoba,...
Dituduh Miliki Narkoba, Tukang Parkir Diperas Dua Pelaku Mengaku Polisi
Oknum Polisi di Bogor...
Oknum Polisi di Bogor Peras Pengendara yang Kena Tilang Rp2,2 Juta
Peras Kepsek di Nias...
Peras Kepsek di Nias Rp400 Juta, 2 Oknum Polisi Polda Sumut Ditangkap
Ngaku Anggota Polres...
Ngaku Anggota Polres Subang, 3 Warga Majalengka Kuras Duit Pemilik Toko
Kronologi Kasus AKBP...
Kronologi Kasus AKBP Bintoro Diduga Peras Anak Bos Prodia Rp20 Miliar
Komplotan Pelaku Pemerasan...
Komplotan Pelaku Pemerasan Ratusan Juta di Sangihe Diringkus, 2 Oknum Polisi Diduga Terlibat
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
1 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
4 jam yang lalu
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
6 jam yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
6 jam yang lalu
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
7 jam yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
8 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved